BAJAWA, FLORESPOS.net – Perolehan suara Calon Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Partai Golkar dan Gerindra memungkinkan kedua Partai tersebut berkoalisi mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngada pada Pilkada serentak 27 November 2024 nanti.
Golkar dan Gerindra untuk DPRD Kabupaten Ngada masing-masing mendapatkan 5 Kursi.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ngada Andreas Paru kepada Florespos.net,Selasa (5/3/2024) di Bajawa mengatakan, dirinya bersama Raymundus Bena telah mempunyai komitmen yang sama untuk maju bersama dalam satu paket pada periode berikutnya.
Ditambahkannya bahwa komitmen tersebut dikarenakan sudah sama-sama memahami tentang upaya membangun Kabupaten Ngada.
“Kami korban Pilkada serentak di mana seharusnya 5 tahun untuk periode pertama namun kami hanya bisa menjalani 3 tahun 10 bulan,” urainya.
Tiga tahun 10 bulan merupakan masa yang sangat sedikit untuk membangun Kabupaten Ngada dalam tagline Tante Nela Paris.
Dengan waktu yang singkat keduanya akan melanjutkan apa yang merupakan penjabaran visi dan misi Pemerintah Kabupaten Ngada tersebut.
Sementara itu Ketua Partai Gerindra Kabupaten Ngada, Raymundus Bena mengatakan bahwa peluang untuk terulang lagi pada periode berikutnya bagi Paket AP-RB menurutnya bahwa kekuatan politik yang ada antara Golkar dan Gerindra sudah sangat bagus.
Namun menurutnya, keputusan tentunya mengikuti keputusan partai nantinya karena kepengurusan berjenjang sehingga harus koordinasi dengan tingkat partai yang lebih tinggi.
“Saya perlu tegaskan bahwa peluang jilid 2 sangat terbuka, namun tentunya saya tidak mendahului struktur partai apakah disurvei atau lainnya kita tunggu saja,” jelasnya.*
Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus










