Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, KPU Flores Timur Temukan 2.750 Pemilih dan 321 Petugas Pemilu Mengungsi - FloresPos Net

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, KPU Flores Timur Temukan 2.750 Pemilih dan 321 Petugas Pemilu Mengungsi

- Jurnalis

Sabtu, 20 Januari 2024 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus melakukan pendapatan terhadap warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang sudah masuk dalam daftar pemilik tetap (DPT) Pemilu Serentak tahun 2024.

Data sementara, sudah ditemukan 2.750 pemilih dalam DPT Pemilu Serentak 14 Februari 2024 dan 321 Petugas Pemilu yang mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Mereka semua yang terdata tersebut tersebar pada 29 Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdampak langsung di wilayah Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura.

Ketua KPU Flores Timur Kornelis Abon Tabi menjelaskan, pada pendataan putaran kedua, pihaknya dan Badan Adhoc, yakni PPK dan PPS se Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura menemukan pemilih terdaftar dalam DPT berjumlah 2.750 dan 321 petugas pemilu, baik PPK, PPS maupun KPPS mengungsi.

“Pada pendataan putaran kedua ini, kami menemukan pemilih terdaftar dalam DPT berjumlah 2.750  dan 321 petugas pemilih, baik PPK, PPS maupun KPPS ikut mengungsi akibat erupsi Gunung Ile Lewotobi laki-laki. Semuanya terdata tersebar pada 29 TPS,” kata Kornelis kepada Florespos.net, Sabtu (20/1/2024).

Menurut Kornelis, KPU Flores Timur dan Badan Adhoc menemukan pola mengungsi pemilih di antaranya mengungsi ke posko pemerintah di Boru dan Konga.

Selain itu, juga mengungsi mandiri secara berkelompok ke Desa Hewa, Desa Nileknoheng, Desa Boru Kedang, Desa Pululera, Desa Ojan Detun dan Desa Boru.

“Pola mengungsi dari pemilih di antaranya ke posko pemerintah di Boru dan Konga, mengungsi mandiri secara berkelompok ke Hewa, Nileknoheng, Boru Kedang, Pululera, Ojan Detun dan Boru. Sebagian lain mengungsi mandiri terbatas anggota keluarga ke rumah keluarga di luar desa, kecamatan dan kabupaten,” katanya.

Baca Juga :  Desa Lewobunga Flores Timur Nikmati Air Bersih, Bantuan PTTEP Indonesia dan Julie Laiskodat

Kornelis mengatakan, dari 2.750 pemilih yang ikut mengungsi yang sudah terdata pada putaran kedua Kecamatan Wulanggitang berasal dari Desa Klatanlo 165 orang tersebar di 4 TPS, Desa Hokeng Jaya, 601 orang tersebar di 5 TPS, Desa Waiula 181 orang dari 5 TPS, Desa Nawokote 326 orang dari 5 TPS, Desa Boru 145 orang dari 1 TPS.

Sedangkan untuk Kecamatan Ilebura, yakni Desa Nurabelen 344 orang dari 3 TPS, Desa Nobo 660 orang dari 4 TPS dan Desa Dulipali 328 orang dari 2 TPS.

“Total pemilih yang mengungsi Kecamatan Wulanggitang 1.418 orang dan Kecamatan Ilebura 1.332 orang. Data ini masih bisa bergerak,” katanya.

Kata Kornelis, pendataan ini sebagai langkah antisipasi layanan pindah pilih bagi pemilih akibat bencana alam untuk memastikan mereka tetap dapat gunakan hak pilih nanti di TPS terdekat dimana dia mengungsi saat ini dan antisipasi kebijakan pergeseran TPS dari desa asal ke TPS di mana pengungsi tempati saat ini.

“Kami optimis pemilih yang ngungsi kami tetap layani hak pilih mereka di hari H nanti. Kami juga sedang persiapkan petugas untuk melayani mereka nanti,” katanya.

Sementara untuk petugas pemilu yang mengungsi, kata Kornelis, KPU Flores Timur mengambil kebijakan khusus dengan mempersiapkan mereka mengelola pungut hitung di tengah dan dari tenda pengungsian.

Baca Juga :  Material Longsor Tutup Akses Jalan di Lepkes, Warga Sesalkan Adanya Pembiaran

“Mereka akan berikan training of trainer (TOT) pungut hitung berbasis kebencanaan dan Bimtek pungut hitung. Para petugas KPPS akan dilantik 25 Januari 2024 dan setelahnya kami akan berikan bimbingan tekhnis pungut hitung, bisa saja dari kamp pengungsian,” katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Flores Timur, Kornelis Abon Tabi dikonfirmasi Florespos.net, Jumat (12/1/2024) mengatakan berdasarkan data sementara yang didata oleh PPK dan PPS, terdapat 26 TPS dan 1.887 pemilih.

Ke 26 TPS itu, 17 di antaranya di Kecamatan Wulanggitang dan 9 TPS di Kecamatan Ile Bura. Kecamatan Wulanggitang 17 TPS dengan jumlah pemilih 907 orang tersebar pada 5 TPS di Desa Hokeng Jaya, 4 TPS di Desa Klatonlo, 5 TPS di Desa Nawokote, 2 TPS di Desa Waiula dan 1 TPS di Desa Boru.

Kecamatan Ile Bura 9 TPS dengan jumlah pemilih 980 orang tersebar pada 4 TPS di Desa Nobo, 3 TPS di Desa Nurabelen, dan 2 TPS di Desa Dulipali.

“Ini data sementara yang kami peroleh dari PPK dan PPS. Saat ini kami sedang mendata pemilih yang mengungsi,” kata Kornelis.

Untuk diketahui, DPT Pemilu Serentak 14 Februari 2024 berdasarkan data KPU Flores Timur, yakni Kecamatan Wulangggitang berjumlah 11.348 orang dan Kecamatan Ilebura 5.712 orang. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:12 WITA

Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:38 WITA

Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:24 WITA

Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA