Material Longsor Tutup Akses Jalan di Lepkes, Warga Sesalkan Adanya Pembiaran - FloresPos Net

Material Longsor Tutup Akses Jalan di Lepkes, Warga Sesalkan Adanya Pembiaran

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 13:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Dampak dari hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ende membuat ruas jalan di wilayah kecamatan Lepembusu Kelisoke (Lepkes), Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak beberapa minggu tertutup material longsor.

Salah satu lokasi yang terdampak paling parah akibat longsor tersebut yakni jalur penghubung antara ketiga desa yakni Desa Taniwoda, Desa Detuara dan Desa Rutu Jeja, yang dikenal sebagai rute utama masyarakat di Kecamatan Lepembusu Kelisoke.

Salah seorang anak muda Kecamatan Lepkse Niko Sanggu kepada Florespos.net, menyuarakan keresahan masyarakat akibat wilayahnya terisolir dan merasa diabaikan oleh pemerintah.

“Kondisi jalan saat ini sudah tidak layak digunakan. Kami merasa resah karena jalan rusak ini menyulitkan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko kecelakaan, baik ringan maupun berat,” tutur Niko, Senin (8/12/2025).

Baca Juga :  UPTD Pendapatan Daerah Sebut Kebijakan Bupati Ende Berdampak Positif, ASN Ramai-ramai Bayar Pajak Kendaraan

Menurut Niko, akses jalan yang baik merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk menunjang mobilitas dan keselamatan sedangkan jalan yang rusak justru menyulitkan warga melintas dan kendaraan mereka berpotensi rusak.

Dirinya berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat di wilayah tersebut.

Ia menegaskan pemerintah Kabupaten Ende jangan terlalu banyak bicara dengan gaya retorik dan berpikir masyarakat akan mempercayainya.

“Kami masyarakat tidak akan percaya sebab yang kami butuhkan dan percaya adalah tindakan nyata yang berdampak terhadap masyarakat, Miris, Pemerintah Kabupaten Ende bicara banyak berbuat sedikit,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Ternak di Maukaro, Camat: Demi Kamtibmas di Wilayah

Niko menilai, kekecewaan masyarakat hari ini sudah sepatutnya menjadi perhatian utama pemerintah dan menilai sikap diam pemerintah sebagai bentuk kelalaian dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi negara.

Ia mengatakan, pemerintah seakan-akan buta terhadap kewajibannya sebab ruas jalan tersebut sudah lama rusak, tapi tidak ada tindakan nyata padahal masyarakat berhak mendapatkan infrastruktur yang layak.

“Kami mendesak pemerintah daerah untuk segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut agar tidak semakin membahayakan warga,” pungkasnya.*

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kelola 24 Lahan Parkir Tepi Jalan, PT. TFT Globalindo Pasang 18 Kamera Pengawas
Gandeng PT. TFT Globalindo, Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi parkir Tepi Jalan Pertama di NTT
Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi Parkir Tepi Jalan
Lantik Ibrahim jadi Kasat Pol PP, Bupati Ende; Anda Tidak Perlu jadi Pemimpin Seperti Penjual Es Krim
Realisasi Anggaran 40 Persen, Upah HOK Pekerja Persiapan Sentra Pengembangan Sapi di Flores Timur Belum Dibayar
Peternakan Sapi di Flores Timur–Swakelola Lembaga, Anggaran Rp 1 Miliar Lebih, Sudah Realisasi 40 Persen
Ketua PMKRI Ende Penuhi Panggilan Penyidik Klarifikasi Soal Dugaan Pengancaman Anak Saat Demo
Festival Budaya Anak TBM Solita di Asam Satu–Ruang Pewarisan Nilai Budaya dan Hidupkan Iklim Wisata Flores Timur
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:28 WITA

Kelola 24 Lahan Parkir Tepi Jalan, PT. TFT Globalindo Pasang 18 Kamera Pengawas

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:12 WITA

Gandeng PT. TFT Globalindo, Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi parkir Tepi Jalan Pertama di NTT

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:06 WITA

Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi Parkir Tepi Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:52 WITA

Lantik Ibrahim jadi Kasat Pol PP, Bupati Ende; Anda Tidak Perlu jadi Pemimpin Seperti Penjual Es Krim

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WITA

Peternakan Sapi di Flores Timur–Swakelola Lembaga, Anggaran Rp 1 Miliar Lebih, Sudah Realisasi 40 Persen

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi Parkir Tepi Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:06 WITA

Opini

Jejak Langkah, Tanah Rantau dan Rumah Pertama

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:48 WITA