ENDE, FLORESPOS.net – Civitas Academica SMP Swasta (SMPS) Katolik Yos Sudarso Ende berbagi kasih dengan penghuni Panti Asuhan Alma Ende, di Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Provnsi NTT, Sabtu (13/1/2024).
Sebanyak 150-an siswa, guru dan pegawai SMPS Katolik Yos Sudarso, melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Alma sebagai kegiatan sosial sekaligus penguatan profil pelajaran Pancasila (P5) bagi para siswa.

“Kunjungan ke panti Alma ini sebagai kegiatan sosial dan bentuk praktik penguatan profil Pancasila bagi para siswa SMPS Katolik Yos Sudarso. Melalui kegiatan ini para siswa dapat belajar langsung tentang bagaimana hidup untuk bisa saling berbagi. Para siswa juga bisa melihat bagaimana kehidupan sesama saudaranya di Panti Asuhan Alma,” kata Kepala SMPS Katolik Yos Sudarso Ende, Getrudis Sala, S.Pd di hadapan pengelola dan penghuni Panti Asuhan Alma, Sabtu (13/1/2024) di Worhonio, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara.
Ia menjelaskan, kegiatan yang mengusung tema “Berbagi Kasih” ini didukung oleh para orang tua murid, guru, dan pegawai SMPS Katolik Yos Sudarso.

Ratusan siswa didampingi para guru dan pegawai SMPS Katolik Yos Sudarso diterima oleh Pemimpin Panti Asuhan Alma Ende, Bruder Ferus, Alma, pendamping dan puluhan anak-anak penghuni Panti Asuhan Alma.
Menurut Getrudis, dalam kunjungan ini pihaknya menyerahkan sejumlah bingkisan sembako bagi penghuni Panti Alma. Disamping itu para siswa juga membawakan sejumlah acara hiburan untuk menghibur anak-anak Panti Alma.
“Saya tak menyangka ternyata para guru dan anak-anak sangat kreatif dan inovatif sehingga kunjungan ke Panti Asuhan Alma ini cukup menghibur. Anak-anak bersama guru ternyata telah menyiapkan acara hiburan. Mudah-mudahan kehadiran kami memberikan nilai tambah bagi kami di SMP Yos dan juga menjadi penguatan bagi para penghuni Panti Alma. Mereka tidak merasa sendirian dalam mengarungi hidupnya,” kata Getrudis.

Anak-anak Panti Asuhan Alma juga tampil dengan sangat baik membawakan tarian kreasi yang sangat menghibur. Tampak mereka berbaur dalam komunikasi yang akrab.
Kepala SMPS Katolik Yos Sudarso menyampaikan terima kasih kepada pemimpin Panti Asuhan Alma yang bersedia menerima dan memberikan berbagai informasi tentang kehidupan anak-anak di Panti Alma.
“Dari kunjungan ini anak-anak dapat melihat dari dekat kehidupan orang lain, mengajarkan dan memperkenalkan kepada murid bahwa perbedaan bukanlah halangan untuk saling mengasihi tetapi semua harus bersyukur dan belajar berbagi dengan sesama yang membutuhkan.,” kata Getrudis.
Kepala SMPS Yos didampingi para Guru, Dorothea Germana Mbio,S.Pd, Maria Goreti Bewa,S.Pd, Petronela Kando,S.Ag, Lusia Teo,S.Pd, Maria Simona Tunga Jaka,S.Pd, Adrianus Rendu Sara, Siprianus Waka, S.Pd, Andrian Selina Djini, S.Pd dan Antonius Pili Ngole.
Pemimpin Panti Asuhan Alma Ende, Bruder Ferus, Alma mengatakan, Biara Alma berpusat di Malang, Provinsi Jawa Timur memiliki perhatian serius kepada anak-anak berkebutuhan khusus atau disabilitas serta anak-anak terlantar dari berbagai latarbelakang kehidupan.
Semua anak-anak di Panti Asuhan Alma diberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan, baik formal maupun non formal.

“Anak-anak panti semua kita sekolahkan. Yang berkebutuhan khusus disekolahkan di sekolah luar biasa. Sementara yang lainnya mengenyam pendidikan umum. Anak-anak Panti ini berasal dari berbagai latar belakang. Semua kita didik dengan kasih yang sama,” kata Bruder Ferus.
Beruder Ferus menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari keluarga besar SMPS Katolik Yos Sudarso Ende.
Menurut Bruder Ferus, kunjungan seperti ini sangat dibutuhkan, guna membangkitkan semangat anak-anak di Panti Alma.
Dengan kunjungan seperti ini, anak-anak panti tidak merasa sendirian. Mereka dapat terus berkomunikasi dan bersosialisai dengan sesama. *
Penulis: Anton Harus I Editor:Wentho Eliando










