Kembali Erupsi, Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Naik Status Siaga - FloresPos Net

Kembali Erupsi, Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Naik Status Siaga

- Jurnalis

Senin, 1 Januari 2024 - 10:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali erupsi pada Senin (1/1/2024) dini hari.

Warga di sekitar lereng Gunung Lewotobi, yakni Desa Klatonlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Dulipali, Desa Nawakote, bahkan hingga Desa Waiula dan Desa Lewotobi di bagian selatan gunung berhamburan keluar rumah mencari lokasi aman.

“Kami di sini hanya dapat abu vulkanik. Tadi malam saat menuju pergantian tahun sekitar pukul 23.00 Wita mulai bunyi gemuruh dan gemuruh yang sangat besar terjadi sekitar pukul 24.00 Wita. Semua warga panik dan keluar rumah,” kata Linus Lanun, warga Tabana, Desa Waiula kepada Florespos.net, Senin (1/1/2024) pagi.

Linus Lanun juga menginformasikan, banyak warga Desa Nawakote berhamburan keluar rumah mencari lokasi aman.

Desa tersebut berada persis dibawah kaki Gunung Lewotobi. Warga Desa Nawakote umumnya ke Desa Hewa.

Baca Juga :  Masa Kampanye Pilkada 60 Hari Dimulai, KPU Flores Timur Tetapkan Lima Zona

“Sekarang di Desa Nawakote masih tertutup abu vulkanik. Warga umumnya bergerak ke arah Hewa. Tadi malam, ada warga kami di Waiula yang ke Nawakote menjemput keluarga mereka untuk mengamankan diri,” kata dia sambil mengirimkan video letusan Lewotobi yang diambil oleh satu satu teman guru di Boru, Desa Hokeng.

Sementara saat terjadi erupsi, di wilayah Desa Lewotobi dan sekitarnya hanya mendengar gemuruh besar. Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah dan mencari lokasi aman.

“Warga sempat panik karena gemuruh sangat besar terdengar sampai Desa Lewotobi. Ada warga sempat lari keluar cari lokasi aman, tapi semua baik-baik. Yang terasa dampak di Desa Nurabelen karena sangat dekat dengan gunung Lewotobi,” kata Kepala Desa Lewotobi, Tarsisius Buto Muda.

Kades Tarsi Muda mengaku sudah mengimbau warganya agar tidak panik dan selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Desa.

Baca Juga :  Pemda Sikka Bersiap Gelar Turnamen Sepakbola Piala Bupati

Informasi dihimpun Florespos.net, Senin (1/1/2024) pagi, saat ini sebagian besar warga terdampak mengungsi di Kantor Camat Wulanggitang dan wilayah Desa Hewa, perbatasan Flores Timur dan Kabupaten Sikka.

Meski begitu, ada sebagian warga juga kembali melihat kondisi rumah dan mengambil barang-barang kebutuhan lainnya.

Sementara Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui rilisnya menyebutkan, bahwa status Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur naik dari Level II (Waspada) ke Level II (Siaga).

Masyarakat sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Lewotobi Perempuan.

Selain itu, masyarakat juga diminta tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA