Kapolda NTT Johni Asadoma Pimpin Upacara Pemakaman Jenazah Bharada Bonifasius Jawa - FloresPos Net

Kapolda NTT Johni Asadoma Pimpin Upacara Pemakaman Jenazah Bharada Bonifasius Jawa

- Jurnalis

Sabtu, 25 November 2023 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma M.Hum., memimpin upacara pemakaman Bharada Bonifasius Jawa, di Kelurahan Mangulewa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, Sabtu (25/11-2023).

Bharada Bonifasius Jawa adalah anggota Kompi 1 Batalyon C Satuan Brimobda NTT yang gugur pada OPS Damai Cartenz di wilayah Distrik Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada Rabu (22/11/2023).

Kapolda NTT datang menggunakan pesawat Polri Casa 212 ditemani Karolog Polda NTT Kombes Pol Drs. Dharu Siswanto, Kabiddokkes Polda NTT, Kombespol dr.Sudaryono, M.M, Ka SPN Polda NTT Kombespol Nanang Putu Wardiyanto, S.St.,M.K dan Koorspripim Polda NTT Kompol Kristiyan B. Martino S.H, S.IK, M.M.

Tiba di rumah duka, Kapolda Johni Asadoma langsung menuju lokasi pemakaman dan memimpin upacara militer.

Kapolda Johni Asadoma mengatakan atas nama Kapolri dan keluarga besar Polri, pihaknya menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya seorang Bhayangkara Polri sejati, berani dan tangguh, Bonifasius Djawa.

Baca Juga :  Wabup Sikka Tekankan Pentingnya Hilirisasi Produk Perhutanan Sosialisasi

“Secara pribadi saya juga sangat sedih. Saat saya melepas keberangkatan mereka tahun lalu ke Papua dan saya berharap saya bisa menerima mereka kembali secara lengkap. Tuhan berkehendak lain,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kapolda Johni Asadoma juga mengatakan semua pihak bersedih dan berduka namun tak bisa dipungkiri tersirat sebuah kebanggaan karena almarhum gugur di medan tugas sebagai pahlawan.

Gugur, tewas dan meninggal dalam terminologi atau istilah dalam Polri sangatlah berbeda. Gugur adalah meninggal saat melaksanakan tugas. Gugur adalah mati akibat tembak menembak namun apabila di medan tugas karena kecelakaan lalu lintas ataupun serangan jantung maka disebut dengan tewas, katanya.

Kata Kapolda Johni Asadoma, almarhum Bonifasius Djawa gugur merupakan kematian yang paling tinggi di dalam pengabdian seorang anggota Polri. Keluarga dan semua pihak berduka atas kejadian ini dan sebagai orang beriman tentunya semua ini adalah kehendak Tuhan.

Baca Juga :  Pimpin Salve Agung, Pater Anang Bhara: Jangan Sembunyikan Cahaya Tuhan bagi Sesama

Menindaklanjuti pesanan Kapolri, Kapolda Johni Asadoma, mengatakan Polri memberikan kesempatan kepada adik-adik almarhum yang ingin menjadi Polisi untuk mengikuti pendidikan Polisi.

“Ini dilakukan sebagai satu penghargaan dan apresiasi serta penghiburan kepada keluarga almarhum,” tegasnya.

Hadir pula dalam upacara tersebut, Dansatbrimob Polda NTT Kombes Pol. Ferry Raimond Ukoli, S.I.K, Satgas Damai Cartenz diwakili Wakastgas, Kombes Pol Ardiansyah Daullay S.I.K.,MH, Wakil Bupati Ngada Raymundus Bena, Kapolres Ngada AKBP Padmo Harianto serta Perwira dan Anggota Polres Ngada, Dandim 1625/Ngada Letkol Czi Deni Wahyu Setiyawan, Perwira dan Anggota TNI pada Kodim 1625 Ngada, Sekda Ngada Theodisius Yosefus Nono serta masyarakat dan keluarga almarhum. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

DPP PDI Perjuangan Utus 4 Dokter Layani Kesehatan Warga Terdampak Gempa di  Reok
Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi
Pasca Gempa Sejumlah Wilayah di Ende Alami Krisis Air, FAN dan Pemuda Katolik Salurkan Air Bersih ke Dusun Songga
Pantau Kondisi Sekolah Akibat Gempa, Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi SDI Ngelapadhi
Polsek Ende dan Bhayangkari Ende Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Rukuramba
Astra Group Salurkan Seribu Paket Sembako dan Shelter bagi Korban Gempa Flores di Sikka
Gempa Flores Susulan, Rumah Seorang Janda di Radabata Akhirnya Ratah Tanah
Gempa Flores, Anak-anak Hadapi Ancaman Berlapis di Pengungsian, Plan Indonesia Desak Berbagai Pihak Beri Bantuan Dasar
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:56 WITA

DPP PDI Perjuangan Utus 4 Dokter Layani Kesehatan Warga Terdampak Gempa di  Reok

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:20 WITA

Pasca Gempa Sejumlah Wilayah di Ende Alami Krisis Air, FAN dan Pemuda Katolik Salurkan Air Bersih ke Dusun Songga

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:08 WITA

Pantau Kondisi Sekolah Akibat Gempa, Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi SDI Ngelapadhi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:40 WITA

Polsek Ende dan Bhayangkari Ende Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Rukuramba

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi

Senin, 24 Agu 2026 - 21:30 WITA