Wabup Sikka Tekankan Pentingnya Hilirisasi Produk Perhutanan Sosialisasi - FloresPos Net

Wabup Sikka Tekankan Pentingnya Hilirisasi Produk Perhutanan Sosialisasi

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 21:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka secara resmi memulai langkah strategis dalam memperkuat sektor perhutanan sosial, dalam mendukung program Hilirisasi.

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi secara resmi membuka langsung kegiatan penanaman simbolis bibit komoditas unggulan di lahan Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) Buli Uher, di Desa Ilin Medo, Kecamatan Waibalama, Senin (22/12/2025).

Langkah ini bukan sekadar penghijauan, melainkan upaya sistematis pemerintah daerah untuk mendorong hilirisasi produk perhutanan sosial.

Tujuannya adalah menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Simon menekankan bahwa program ini merupakan instrumen krusial untuk menyeimbangkan antara keadilan sosial, perlindungan alam, dan pertumbuhan ekonomi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sikka, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras, sehingga kegiatan ini dapat terwujud. Terima kasih kepada Kementerian LHK, para mitra pembangunan, dan seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah bersinergi,” ungkapnya.

Simon menegaskan, melalui skema perhutanan sosial, masyarakat kini memiliki akses legal untuk mengelola hutan.

Ia mengatakan, transformasi ini mengubah posisi masyarakat dari sekadar penonton menjadi aktor utama atau subjek dalam pelestarian hutan sekaligus pemanfaat hasilnya secara bertanggung jawab.

Baca Juga :  Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere

Untuk itu ia mengingatkan bahwa pemberian hak kelola saja tidak cukup sehingga dibutuhkan lompatan inovasi agar hasil hutan memiliki nilai jual yang kompetitif melalui pengolahan pascapanen (hilirisasi).

“Kegiatan menanam bibit komoditas unggulan hari ini adalah langkah awal yang fundamental. Kita tidak hanya menanam pohon, kita menanam aset, kita menanam pabrik alamiah, kita menanam masa depan ekonomi hijau kita,” ucapnya.

Beberapa varietas yang ditanam di KPS Buli Uher meliputi kemiri, alpukat, aren, jambu mete, dan kopi Arabika.

Komoditas ini dipilih karena memiliki nilai biologis dan ekonomis yang tinggi untuk industri olahan seperti kemiri sebagai bahan baku minyak kemiri.

Aren bisa diproduksi menjadi gula dan bioetanol sedangkan jambu mete dan kopi arabika merupakan produk turunan bernilai tinggi dengan aroma khas lokal.

“Melalui konsep agroforestri, pemerintah berharap tercipta lapangan kerja baru di tingkat desa sehingga mampu menekan angka urbanisasi tanpa merusak ekosistem hutan,” sebutnya.

Simon menegaskan muncinya adalah kelestarian sehingga pengelolaan hutan lestari bukan pilihan, tapi keharusan.

Lanjutnya, dengan pola agroforestri yang kita terapkan, kita menjaga tutupan hutan, biodiversitas, dan ketersediaan air, sambil tetap mendapatkan hasil ekonomi dimana konsep hutan lestari, masyarakat sejahtera yang harus kita perjuangkan bersama.

Baca Juga :  Siaga Nataru, Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Gelar Latihan Bersama Unsur Potensi SAR

Wakil Bupati berpesan agar para anggota KPS merawat bibit tersebut dengan tekun dan terus mengasah keterampilan budidaya.

Ia juga menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra pembangunan untuk memberikan pendampingan teknis, bantuan permodalan, serta akses pasar.

Mengakhiri sambutan, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan penanaman ini sebagai momentum kebangkitan ekonomi desa yang selaras dengan alam.

“Setiap lubang yang kita gali, setiap bibit yang kita tanam, adalah deklarasi bahwa kita percaya masa depan Sikka ada di desa-desa yang mandiri, sejahtera, dan harmonis dengan alam,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian LHK, mitra lembaga non-pemerintah, pelaku usaha, serta tokoh adat dan masyarakat setempat.

Usai membuka kegiatan, Wabup Bupati Sikka meninjau langsung lokasi lahan Hutan Kemasyarakatan (HKM) kelompok Perhutanan Sosial (KPS) Buli Uher.

Wakil bupati bersama seluruh stakeholder dan pihak terkait, masing-masing telah disiapkan anakan pohon yang ditanam secara simbolis. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 1603 Sikka Tanam Bakau Jaga Kelestarian Pesisir Pantai Reroroja
Paroki Reo Distribusikan Sayur Segar ke Puluhan Posko Penyintas Gempa
Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere
Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang
Kebakaran Lahan Kebun, Api Hampir Merambah Masuk ke Areal Bandara Frans Seda Maumere
Kondisi Memprihatinkan, Pasar Batu Cermin Mesti Direhabilitasi Segera
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:15 WITA

Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal

Kamis, 10 September 2026 - 11:10 WITA

BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif

Rabu, 9 September 2026 - 20:55 WITA

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 1603 Sikka Tanam Bakau Jaga Kelestarian Pesisir Pantai Reroroja

Rabu, 9 September 2026 - 15:56 WITA

Paroki Reo Distribusikan Sayur Segar ke Puluhan Posko Penyintas Gempa

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WITA

Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere

Berita Terbaru

Advertorial

Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:15 WITA

Plt. Direktur Utama (Dirut) Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Andhy M. T. Marpaung,

Advertorial

BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:10 WITA