Calon Pengurus OSIS SMKS Santo Gabriel Maumere Ikuti LKTD Selama 4 Hari - FloresPos Net

Calon Pengurus OSIS SMKS Santo Gabriel Maumere Ikuti LKTD Selama 4 Hari

- Jurnalis

Kamis, 7 September 2023 - 08:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Puluhan calon pengurus OSIS SMKS Santo Gabriel Maumere mengikuti kegiata Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) selama empat hari, sejak Selasa (5/9/2023) hingga Jumat (8/9/2023).

Kegiatan dibuka oleh Kasek SMKS Santo Gabriel Maumere Drs. Stanislaus Adil di Aula lembaga pendidikan itu, Selasa (5/9/2023).

Selama LKTD ini, calon pengurus OSIS diberikan empat materi utama, yakni Kepemimpinan dibawakan oleh Kasek Drs. Stanislaus Adil, Materi Jurnalistik yang dibawakan Wartawan Florespos.net Biro Maumere Wall Abulat.

Materi Pembinaan Mental dan Spiritual oleh Sr. Marcelina Lidi, SSpS, dan Materi  tugas dan tanggung jawab Pengurus OSIS dibawakan Ketua Pelaksana Kegiatan Robertus R. Lado, S.Pd.

Tampil empat moderator yang mengatur jalannya presentasi materi masing-masing Alexia Maria, C.KW, S.Pd; Sosilia Imelda Heret, S.Pd; Yosefus M.E. Koda, S.Fil; dan Oktaviani Dua Lelo, S.Pd.

Pemimpin Harus Kreatif dan Inovatif

Kasek Drs. Stanislaus Adil dalam sambutan membuka kegiatan dan membawakan materi pada Selasa (5/9/2023) antara lain menggarisbawahi pentingnya sosok kepemimpinan yang kreatif, jujur, inovatif, kerja sama, tanggung jawab, cerdas, memilki visi dan misi.

Kasek Stanislaus Adil menyebut 5 ciri kepemimipinan yang harus diteladani calon atau pengurus OSIS yakni religius, nasionalis, integritas, gotong royong, dan mandiri.

“Siswa-siswi, khususnya calon pengurus OSIS harus memiliki ciri-ciri kepemimpinan di atas,” katanya.

Minati  Jurnalistik

Sementara Wartawan Senior Florespos.net Wall Abulat dalam materi jurnalistik pada Rabu (6/9/2023) antara lain memperkenalkan ragam tulisan jurnalistik di antaranya berita langsung/straight news, feature, dan opini.

Wall Abulat menyebut beberapa standar yang menjadi ukuran sebuah berita di antaranya akktualitas, pentingnya suatu kejadian/peristiwa, dampaknya, kedekatan/proximity, konflik, ketokohan:, dan keunikan.

Baca Juga :  27 Pemain Perkuat Persematim pada ETMC XXXIl di Rote Ndao.

Sementara prinsip penyajian berita/tulisan, lanjut Wall Abulat di antaranya masuk akal: semua disajikan secara logis, jelas: baik kata, kalimat, paragraf harus jelas; hemat kata: jangan bertele-tele, seimbang: cover both side/cover all side: netral; nara sumber harus punya otoritas, dan jangan memvonis orang.

Wal Abulat juga menjelaskna komposisi berita/tulisan yakni judul berita: head news, teras berita/Lead: bagian berita yang terletak pada alinea pertama yang biasanya mengandung unsur 5 W + H; perangkai berita/tulisan; tubuh berita/tulisan, dan kaki berita/kesimpulan.

Wall Abulat juga menjelaskan ragam penulis feature yakni tulisan yang dibuat berdasarkan daya pikat manusiawi/human interest dan tidak berikat pada tata penulisan yang baku seperti berita langsung di atas.

“Tulisan/karangan yang lebih ringan mengutamakan daya pikat manusia, cocok untuk penulisan profil seseorang/mentor, atau profil dampingan, dan memadukan unsur 5 W + H secara mendalam yang disertai data yang kuat dan dibahasakan secara ringan,” katanya.

Menurut Wall Abulat, ada 4 unsur penting mendukung feature. Pertama, deskripsinya: penggambaran objek secara terperinci yang dialami melalui pancaindera: mata (warna, indah), hidung (bau), lidah (rasa), kulit (suhu), telinga (mendengar-suara).

Kedua, fantasi: Penulis menceritakan/menulis suatu cerita/laporan berdasarkan data dan keterangan yang diperoleh. Ia bisa membangun cerita, membuat laporan/tulisan menarik dan memukau pembaca berdasarkan fakta dan kenyataan.

Ketiga, anekdot atau humor: dalam feature penulis bisa menyisihkan humor-humor singkat sehingga tulisan menjadi segar, tidak kering seperti pada berita langsung.

Baca Juga :  Dialog dengan Gubernur NTT, Enam Belas Anak Suarakan isu Kesetaraan dan Perlindungan

Keempat, masukan kutipan-kutipan bermakna yang sesuai dengan tema yang digarap.

Presentasikan Hasil Reportasi

Usai mempresentasikan materi jurnalistik, narasumber menugaskan puluhan calon pengurus OSIS untuk membuatkan berita seputar kegiatan LTKD: materi kepemimpinan dan jurnalistik dalam ragam tulisan berita langsung atau straight news.

Dari 65 calon pengurus OSIS yang mengikuti kegiatan LKTD ini, 50 di antaranya menghasilkan karya jurnalistik sesuai standar pemberitaan langsung 5 W (who, what, where, when, why + How) dan uraian secara lengkap sebagaimana layaknya sebuah berita untuk diturunkan di media mainstream.

Pantauan media ini, tak hanya menghasilkan penugasan penulisan berita, ada juga sejumlah siswa di antaranya Lusia Andriani S, Yuliance I., Maria Febrianty M., Maria R. Sedo, Y. Serliana Mbari, Mathilda Yuliana, Maria Putri Nadila Dhato, Yulvianus Frediyanto, dan beberapa siswa lainnya mempresentasikan hasil karya jurnalistik mereka di depan umum.

Para calon pengurus OSIS berjanji akan mengembangkan bakat menulis, baik untuk majalah dinding, medis sosial, maupun untuk dipublikasikan di beberapa media mainstream online dan cetak.

“Kami siap memajukan literasi menulis,” demikian komitmen bersama mereka.

Ketua Pelaksana Kegiatan Robertus R. Lado, S.Pd kepada media ini menjelaskan pada hari terakhir kegiatan LKTD,pada Jumat (8/9/2023), selain dipresentasikan materi “Tugas dan Tanggung Jawab  Pengurus OSIS” juga panitia telah mengagendakan momen untuk penetapan bakal calon pengurus OSIS.

“Bakal calon yang ditetapkan akan mengikuti pemilihan pengurus OSIS pada Senin 11 September,” katanya. *

Penulis Lusia Andriani S & Yuliance I. Siswi SMKS St. Gabriel

Editor: Wall Abulat

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 41 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA