Membumikan Kepemimpinan Melalui Transportasi Publik - FloresPos Net - Page 3

Membumikan Kepemimpinan Melalui Transportasi Publik

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 13:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelima, sarana menyerap aspirasi. Menggunakan bus atau kereta memberi pejabat kesempatan untuk tetap membumi, merasakan langsung fasilitas publik yang mereka kelola, serta mendengarkan masukan warga.

Kebiasaan pejabat

Gambaran mendalam mengenai kebijakan dan kebiasaan transportasi pejabat publik di Swedia, Belanda, dan Jerman.

Swedia: Prinsip Lagom dan Transparansi Ketat

Swedia adalah salah satu negara dengan budaya politik yang sangat egaliter. Istilah lagom (cukup, tidak berlebihan) diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari pejabatnya.

Baca Juga :  Guru Penggerak Harus Berani ‘Tampil Beda’, Kreatif dan Inovatif Saat Pembelajaran di Kelas

Sebagian besar anggota parlemen (Riksdag) tidak mendapatkan mobil dinas pribadi atau pengawalan. Kebijakan resmi parlemen memberikan mereka kartu berlangganan bulanan/tahunan (SL-kort) untuk naik bus, trem, dan kereta komuter di Stockholm.

Mobil dinas beserta sopir umumnya hanya disediakan untuk Perdana Menteri dan dalam kondisi-kondisi khusus menteri luar negeri atau tamu negara atas alasan keamanan tinggi.

Baca Juga :  Quo Vadis English Day  NTT

Para pejabat berangkat kerja berbaur dengan warga biasa tanpa pengawalan, membawa tas kerja sendiri, dan kerap menggunakan kereta antarkota jika ada perjalanan dinas di luar ibu kota.

Belanda: Budaya Sepeda dari Perdana Menteri hingga Menteri

Belanda terkenal dengan infrastruktur jalurnya yang sangat ramah pesepeda, dan budaya ini dipraktikkan langsung oleh pimpinan negaranya.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Stadion Marilonga Ende dan Standar Venue Sepak Bola Putri: Saatnya Infrastruktur Olahraga Daerah Naik Kelas
Menjaga Sakralitas Sumpah Pemuda: Ketika Demokrasi dan Integritas Bangsa Diuji oleh Politik Bayaran
Di Balik Tumpukan Sampah Pesisir Waiwerang: Menagih Solusi, Bukan Sekadar Imbauan
Pertanian Sektor Utama Penggerak Perekonomian Kabupaten Ende
Sumpah yang Dimudahkan
Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan
Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:09 WITA

Membumikan Kepemimpinan Melalui Transportasi Publik

Senin, 2 November 2026 - 09:21 WITA

Menjaga Sakralitas Sumpah Pemuda: Ketika Demokrasi dan Integritas Bangsa Diuji oleh Politik Bayaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:26 WITA

Di Balik Tumpukan Sampah Pesisir Waiwerang: Menagih Solusi, Bukan Sekadar Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Pertanian Sektor Utama Penggerak Perekonomian Kabupaten Ende

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Sumpah yang Dimudahkan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:32 WITA