Himpitan ekonomi keluarga adalah faktor utama dirinya tak bisa melanjutkan pendidikan tinggi setelah tamat SMA.
“Saya ke Ende untuk cari kerja karena orangtua susah,” kisahnya.
Saat tiba di Ende dia langsung melamar bekerja di salah satu toko sembako di pasar Mbongawani Kota Ende.
Lamarannya diterima dan dia mulai menjalani pekerjaan sebagai penjual bawang di tokoh tersebut. Tak punya keluarga dia memilih tinggal di sebuah kos sederhana. Hari-hari ia lewati tanpa mengeluh karena ingin mengubah hidupnya.
Setahun bekerja muncul keinginan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Awalnya dia tak tahu kampus apa yang akan menjadi perjalanan hidupnya mengenyam pendidikan tinggi.
Karena sambil bekerja, dia mencari kampus yang bisa untuk kuliah di sore hari. Pilihannya itu jatuh pada STPM St Ursula, sebuah lembaga pendidikan yang fokus mencetak lulusan berlatarbelakang pendidikan pemberdayaan masyarakat.
Ama Rian tetap bekerja di pagi hari dan sore hari memanfaatkan waktu untuk kuliah. Ama Rian tidak malu walau kuliah sambil bekerja di tokoh.
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










