LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Realisasi sementara penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 per pertengahan Oktober sebesar Rp. 237 miliar lebih. Sumber terbesar dari pajak hotel dan restoran.
Demikian Penjabat Sekretaris Daerah (Pj.Sekda) Mabar, Pius Baut, melalu WhatsApp (WA) kepada Florespos.net baru-baru ini, terkait capaian sementara PAD Mabar Tahun 2026.
Menurut Baut yang mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mabar itu, pagu (APBD) induk PAD Mabar 2026 diberikan target sebesar Rp. 310,614,054,449.00.
Sedangkan dalam pagu Perubahan, PAD Mabar 2025 ditetapkan sebesar Rp.324,415,656,850.44.
“Realisasi PAD (Mabar) sampai dengan tanggal 15 Oktober 2026 pukul 11.46 WITA sebesar Rp. 237,380,808,578.30 atau sebesar 73,17% dari target perubahan,” katanya.
“Selisih dengan realisasi 31 Oktober 2025 sebesar Rp.18,290,972,908.33 sehingga pertumbuhan berada pada posisi 8,3%,” kata Baut.
Lanjut Baut, pajak hotel dan restoran adalah sumber PAD terbesar Kabupaten Manggarai Barat. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando










