BA’A, FLORESPOS.net-Keberhasilan PSN Ngada, Kabupaten Ngada, NTT, tentu tidak lepas dari peran penting pelatih bertangan dingin, Kletus Gabhe.
Ditemui usai laga final ETMC XXXII Tahun 2023, di Lapangan Paulina Haning Bulu, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (2/9/2023), Kletus Gabhe mengatakan, dia sangat mengetahui kondisi dan kemampuan timnya dan anak-anak asuhannya.
PSN Ngada jalan mengikuti turnamen itu dengan waktu persiapan yang minim. Timnya tidur di rumah penduduk. Tetapi luar biasa, tidak satu pun yang mengeluh.
“Saya pikir kemenangan terbesar dari perjuangan yang kami lewati sampai dengan titik ini adalah kami tidak menyerah ketika kami kalah. Saya pikir itu adalah kemenangan yang sesungguhnya,” kata Kletus Gabhe.
Pengawas Olahraga SMA dan SMK di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo ini mengatakan, ketika timnya kalah biasanya mereka kehilangan kendali atas dirinya, tetapi hal itu tidak terjadi pada anak-anaknya, mereka sungguh luar biasa.
“Kami dapat banyak campur tangan Tuhan dalam setiap peristiwa perjuangan tim. Kami ditampar dengan kekalahan. Kemudian menjadikan kami untuk mundur sedikit dan merefleksi. Kekalahan itu membuat kami belajar dan menemukan celah seperti apa yang perlu kami atasi,” ucap Kletus Gabhe dengan mata berkaca-kaca.
Tambah Kletus Gabhe, terkadang untuk menjadi lebih baik perlu takut dan kemudian menjadikan itu pegangan untuk kembali lebih kuat.
Secara khusus, Kletus Gabhe mengucapkan syukur luar biasa, terutama kepada istri dan anak-anaknya yang telah memberikan kesempatan dan ruang seluas-luasnya untuk fokus menangani tim PSN Ngada di Rote Ndao.
“Saya datang kesini meninggalkan mereka, tetapi dukungan dan cinta istri, anak-anak, dan semua keluarga besar kepada saya begitu luar biasa,” tutupnya.
Informasi yang diperoleh Florespos.net, Tim PSN Ngada akan kembali dari Rote pada Senin (4/9/2023). Selanjutnya bermalam di Kupang dan Rabu (6/9/2023) dengan pesawat menuju Soa, Bajawa, Kabupaten Ngada. *
Penulis: Wim de Rozari / Editor: Wentho Eliando










