Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores - FloresPos Net - Page 2

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara tersebut dinilai dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses investasi, serta mendukung distribusi barang dan jasa.

“Gempa bumi dan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali sistem transportasi udara Flores yang berada di kawasan Ring of Fire,” katanya.

Senada, Justino dari Habibie Aerospace menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap rencana pembangunan Bandara Mbay.

“Gempa dan erupsi Gunung Lewotobi membuat kita harus berpikir ulang atau mereview khusus soal transportasi udara Flores di wilayah Ring of Fire. Tentu saya pun harapkan agar Pemda Nagekeo menyikapi serius karena soal lahan bandara selama ini masih menemukan kendala karena beririsan dengan lokasi pembangunan Brigif. Apakah kita perlu memikirkan lokasi baru, tentu sangat realistis,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur NTT Akan Copot Kepala Sekolah yang Pimpin SMK Seperti SMA Umum

Tantangan Lahan dan Harapan Diaspora

Baca Juga :  Pengesahan Koperasi Merah Putih Bisa Dilakukan di Nagekeo

Persoalan lahan menjadi salah satu tantangan utama. Ketua IKBN, Marsel Ado Wawo, mengingatkan agar pembangunan bandara tidak mengorbankan lahan pertanian produktif milik masyarakat.

“Pemda Nagekeo diharapkan mencari lokasi yang mumpuni dan tidak mengorbankan lahan sawah produktif masyarakat petani. Bisa area Anakoli, Munde, dan lainnya,” ungkap Marsel.

Justino menambahkan, selain luas dan kelayakan lahan, pembangunan bandara harus disinkronkan dengan infrastruktur pendukung lainnya.

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA