“Kita akan melakukan review terkait pembangunan bandara untuk Flores di Mbay agar selain lokasi baru yang lebih luas namun juga sinkronisasi dengan infrastruktur lain,” ujarnya.
Pelajaran dari Bencana
Wacana Bandara Mbay sebenarnya bukan hal baru. Aspirasi ini sebelumnya juga disampaikan masyarakat saat Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Mbay. Namun rangkaian bencana di Flores kembali memberikan alasan kuat untuk meninjau serius kebutuhan tersebut.
“Bagi Flores, Bandara Mbay bukan sekadar proyek transportasi. Ia adalah pilihan untuk mempercepat bantuan saat bencana dan mempercepat pertumbuhan ekonomi saat keadaan normal,” ujarnya.
Diskusi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh diaspora NTT, di antaranya Abraham Runga Mali, Yustin Djuang, Gusti T, dan Konrad Wawo.*
Hingga kini, Nagekeo masih menjadi satu-satunya kabupaten di Flores yang belum memiliki bandara. Distribusi logistik dan mobilitas masyarakat masih sangat bergantung pada jalur darat dan laut yang juga rentan terganggu akibat longsor maupun kerusakan infrastruktur. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










