Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo - FloresPos Net - Page 5

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan Nangamboa - Watumite di Kampung Koporombo, Desa Tenda - Ondo, Ende, NTT.

Ruas jalan Nangamboa - Watumite di Kampung Koporombo, Desa Tenda - Ondo, Ende, NTT.

Masyarakat Watumite dan Romarea masih menunggu pengerjaan berikutnya. Mereka berharap jalan tersebut dapat terus diperbaiki dan dilanjutkan hingga benar-benar membuka akses yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Sebab, jalan bukan hanya soal perjalanan dari satu desa ke desa lain. Jalan menentukan seberapa mudah seseorang membawa hasil kebun ke pasar, mengakses sekolah, mendapatkan pelayanan kesehatan, mengurus administrasi, atau berhubungan dengan wilayah lain. Jalan memperpendek jarak.

Kemajuan yang Tidak Boleh Menjadi Cerita Basi

Kini, ketika listrik, jalan, dan jaringan telekomunikasi perlahan hadir, pertanyaan tiga pemuda pada malam itu terasa semakin relevan. Listrik, jalan, dan internet bukanlah tujuan akhir pembangunan. Ketiganya merupakan infrastruktur dasar yang dapat membuka peluang bagi peningkatan kualitas hidup dan pengembangan sumber daya manusia.

Listrik memungkinkan aktivitas ekonomi dan pendidikan berkembang. Jalan membuka akses terhadap pasar, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat. Internet membuka pintu informasi, pendidikan, komunikasi, serta ruang promosi bagi potensi lokal. Ketiganya saling melengkapi.

Baca Juga :  Ketua TP2D Ende Tegaskan Kehadiran Tim Ini Tidak Menggantikan Peran OPD

Karena itu, perdebatan tentang mana yang harus lebih dahulu hadir sebenarnya tidak perlu dimenangkan oleh salah satu pihak. Desa membutuhkan ketiganya. Yang dibutuhkan adalah pembangunan yang berkesinambungan sehingga sebuah kemajuan tidak berhenti sebagai proyek yang selesai di satu titik, sementara masyarakat di titik lain masih menunggu.

Harapan akan kemajuan adalah harapan setiap orang yang hidup bersama dalam satu wilayah. Ketika desa di sebelah sudah menikmati jalan yang baik, masyarakat tentu bertanya, “mengapa di tempat kami belum?” Ketika rumah-rumah di tempat lain sudah diterangi listrik, masyarakat bertanya, “kapan rumah kami mendapat giliran?”

Ketika anak-anak di wilayah lain dapat belajar dengan internet yang lancar, orang tua di desa pun tentu berharap anak-anak mereka mendapatkan kesempatan yang sama.

Pertanyaan-pertanyaan itu bukan bentuk ketidakpuasan semata. Ia adalah suara dari keinginan untuk hidup dalam keadaan yang lebih baik.

Baca Juga :  Ini Kata Rektor Uniflor Saat Wisuda 203 Sarjana Baru

Ujung Desa, Ujung Harapan

Desa Ondorea Barat, Tenda-Ondo, Watumite, dan Romarea, berada di kawasan perbatasan Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo. Di sisi lain terdapat Desa Natatute, yang secara administratif berada di Kabupaten Nagekeo.

Letak geografis tersebut semestinya tidak membuat wilayah-wilayah di perbatasan menjadi halaman belakang pembangunan. Justru kawasan perbatasan antarkabupaten dapat menjadi wajah yang memperlihatkan sejauh mana pembangunan hadir secara merata.

Ia menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat dari wilayah administratif yang berbeda, tetapi memiliki kebutuhan hidup yang hampir sama: jalan yang layak, listrik yang memadai, jaringan komunikasi yang baik, pendidikan yang berkualitas, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Karena itu, pembangunan di wilayah perbatasan bukan hanya tentang membangun infrastruktur.

Ia juga tentang menghadirkan rasa bahwa masyarakat di ujung wilayah tetap diperhitungkan.

Berita Terkait

Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM
Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat
SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka
Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende
Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya
Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga
Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah
Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:03 WITA

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WITA

SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WITA

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:50 WITA