Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo - FloresPos Net - Page 2

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan Nangamboa - Watumite di Kampung Koporombo, Desa Tenda - Ondo, Ende, NTT.

Ruas jalan Nangamboa - Watumite di Kampung Koporombo, Desa Tenda - Ondo, Ende, NTT.

Dengan jalan yang baik, hasil pertanian masyarakat lebih mudah dibawa ke pasar. Orang dari luar desa lebih mudah datang. Potensi lokal yang selama ini hanya dikenal oleh masyarakat sendiri dapat diperkenalkan kepada orang-orang dari luar.

“Kalau jalan bagus, potensi kita bisa diakses dan dipromosikan ke luar desa,” ujarnya.

Pemuda ketiga memilih sinyal internet. Baginya, dunia sudah berubah. Kemajuan tidak lagi hanya diukur dari tersambungnya sebuah desa dengan jalan dan listrik. Akses internet juga menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat modern.

Bupati Ende, Djafar Achmad disaksikan Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja saat menekan tombol MCB di salah satu rumah warga di  Dusun Koporombo, Desa Tenda Ondo, Selasa 20 Desember 2022 lalu. (Sumber: PosKupang/Thomas Mbenu Nulangi).

Sinyal internet, menurutnya, dapat membantu masyarakat menjadi lebih cakap secara digital. Anak-anak dapat mengakses bahan pembelajaran. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dan mengirim tugas tanpa harus mencari-cari tempat tertentu.

Baca Juga :  Tinjau Ruangan ICU RS TC Hillers Maumere, Wabup Sikka Minta Tingkatkan Mutu Pelayanan

Pelaku usaha dapat memperkenalkan produknya melalui media digital. Potensi desa pun dapat dipromosikan kepada dunia tanpa harus menunggu orang datang langsung.

Tiga pemuda itu memiliki pilihan yang berbeda. Namun, sebenarnya mereka sedang berbicara tentang satu hal yang sama: kemajuan desa mereka. “Pemerintah Tidak Akan Dengar”

Baca Juga :  Tiga Mahasiswi Uniflor Diwisudakan Tanpa Skripsi

Perdebatan itu tidak berlangsung lama. Dari kelompok lain, seorang bapak paruh baya menyela. “Buat apa kamu omong begitu? Pemerintah tidak akan dengar,” katanya.

Seorang pemuda yang berada tidak jauh dari mereka ikut menimpali. “Untuk apa terlalu banyak bicara? Tunggu tiang listrik, jalan beraspal, dan menara pemancar berdiri di sini. Setelah itu baru kita semangat bicara.” Kalimat-kalimat itu terdengar sederhana. Namun, ada sesuatu yang lebih dalam di baliknya: rasa lelah menunggu.

Sanggahan tersebut memperlihatkan bagaimana penantian yang terlalu panjang dapat perlahan-lahan mengubah cara seseorang memandang keadaan. Harapan yang terus ditunda dapat berubah menjadi sikap pasrah. Orang mulai merasa bahwa berbicara tidak ada gunanya karena keputusan pembangunan berada jauh di luar jangkauan mereka.

Berita Terkait

Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit
Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung
Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
Berita ini 327 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:52 WITA

Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WITA

Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA