Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi - FloresPos Net - Page 2

Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Ruas Jalan Nobo-Nurabelen di Kecamatan Ile Bura Tertimbun Material Lahar Dingin

Kondisi Ruas Jalan Nobo-Nurabelen di Kecamatan Ile Bura Tertimbun Material Lahar Dingin

Camat Ile Bura, Yohanes Kowa Kleden kepada Florespos.net, Selasa (21/4/2026), mengatakan hal yang sama.

Menurut dia, warga biasanya turun kerja bakti membersihkan atau setidaknya mengeruk secara manual agar bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Kondisi Ruas Jalan Nobo-Nurabelen di Kecamatan Ile Bura Tertimbun Material Lahar Dingin

“Memang memprihatinkan sebagaimana rekan-rekan wartawan sendiri lihat dan alami tadi ketika ke Kantor Camat. Selain badan jalan, di kawasan itu juga banyak tanaman pertanian seperti jagung dan padi rusak tergerus dan tertimbun material lahar dingin,” katanya.

Tak Ada Alat Berat di Lokasi Lintasan Banjir Lahar Dingin

Disaksikan Florespos.net di sekitar lokasi badan jalan tertimbun material lahar dingin, tidak tampak kendaraan alat berat. Informasi dihimpun, alat berat ada saat ada banjir lahar dingin. Setelah itu alat berat pun berpindah tempat atau lokasi.

Baca Juga :  PAN Ngada Bentuk Tim Pilkada, Pendaftaran Segera Dibuka

“Harusnya alat berat selalu standby di lokasi, apalagi sekarang sedang tidak hujan dan banjir, mestinya bisa lakukan pengerukan agar jalan bisa dilalui dengan aman. Jalan gelombang dan sebagian sudah ambruk. Berbahaya bagi pengendara,” kata sejumlah pengendara dan warga, Selasa (21/4/2026).

Senada ditegaskan Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur Abdon Yulius. Dia mendesak pemerintah daerah agar selalu siaga alat berat dan siapkan alternatif untuk mempermudah akses bagi masyarakat.

Baca Juga :  Tersangka Penculik Anak di Manggarai Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

“Alat berat harus stanby di titik-titik yang selalu menjadi langganan banjir lahar dingin terutama di Nobo-Nurabelen dan Nawokote-Tabana atau Waiula,” tegas Abdon Yulius di Larantuka, Rabu (22/4/2026).

Hal itu menjadi penting dan urgen, apalagi dalam beberapa hari belakangan ini, Gunung Lewotobi Laki-laki yang berstatus waspada terus menerus meletus dan hujan masih sering terjadi di wilayah tersebut.

Butuh Intervensi Pusat

Kondisi ruas jalan tersebut juga mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Provinsi NTT, Anna Waha Kolin.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka
Terapkan Tabela, Manggarai Barat Butuh Seribu Lebih Ton Benih Padi Berlabel
Kisah Raja Amanuban Usi Don Louis Nope Melawan Pendudukan Belanda
Dari Halaman Asrama Menuju Lapangan Kehormatan
Kalahkan CBN, Putri Carmel Tantang Q One Club di Final Soekarno Cup
Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:06 WITA

Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:45 WITA

Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Terapkan Tabela, Manggarai Barat Butuh Seribu Lebih Ton Benih Padi Berlabel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:06 WITA

Kisah Raja Amanuban Usi Don Louis Nope Melawan Pendudukan Belanda

Berita Terbaru