LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (“MPMX”) terus memperkuat komitmennya dalam implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Salah satunya melalui peluncuran program transplantasi terumbu karang di Desa Pasir Putih, Pulau Messah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program ini merupakan bagian dari inisiatif MPM Green Action 2026, yang berfokus pada pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Sebagai salah satu ekosistem paling penting di laut, terumbu karang memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Tidak hanya menjadi habitat berbagai biota Laut, terumbu karang juga berkontribusi dalam melindungi garis pantai dari abrasi serta mendukung sektor perikanan dan pariwisata bahari.
Di wilayah seperti NTT, yang dikenal memiliki potensi unggulan di sektor pariwisata bahari, keberadaan terumbu karang menjadi faktor kunci dalam menunjang keberlanjutan lingkungan sekaligus sumber penghidupan masyarakat pulau dan pesisir.
Langkah Konkret dan Dampak Jangka Panjang
GM Corporate Communication & Sustainability Natalia Lusnita mengatakan, inisiatif ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam menghadirkan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat di wilayah operasional.
“Kami menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui program transplantasi terumbu karang ini, MPMX tidak hanya berupaya menjaga ekosistem laut, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.
Program ini, jelas Natalia Lusnita, dirancang sebagai inisiatif jangka panjang agar dapat memberikan dampak yang lebih terukur dan berkelanjutan. Inisiatif ini melanjutkan komitmen MPMX dalam pelestarian lingkungan di wilayah NTT.
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










