LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-KTT ASEAN atau ASEAN Summit ke -42 Tahun 2023 di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal menghitung hari. Kegiatan internasional tersebut dijadwalkan 9-11 Mei pekan depan.
Mengingat waktunya kian dekat, persiapan menuju ke sana terus dilakukan para pihak, termasuk mempercantik wajah Kota Labuan Bajo. Kota kecil di bibir laut kolam labuh Labuan Bajo itu didandani bagaikan metropolitan.
Sejumlah jalan utama dipasang CCTV guna memantau aktivitas lalu lintas dan lain-lain. Sampah-sampah di kota pariwisata itu disingkirkan, ternak-ternak yang dilepas bebas ditertibkan.
Semu ini demi menciptakan rasa aman, nyaman, indah, asri dan kondusif buat para tamu KTT maupun non perserta KTT/masyarakat umum.
“Kalau CCTV di jalan-jalan utama sudah dipasang. Tetapi yang lain- lainnya saya tidak tahu. Tanya pa Seksa (Mabar) saja,” ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mabar, Paulus Setahu menjawab Florespos.net, di Labuan Bajo, Jumat (5/5/ 2023) sore.
Mantan Camat Lembor Selatan Mabar itu dimintai tanggapan terkait jumlah kendaraan peserta KTT, 11 Kepala Negara/Kepala Pemerintahan yang hadir KTT, termasuk hotel mereka menginap.
Juga infomasi tentang pemasangan CCTV di jalan-jalan dalam Kota Labuan Bajo termasuk soal kebersihan di kota itu serta lain-lain.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Mabar, Fransiskus Sales Sodo belum berhasil dimintai konfirmasi tersangkut suara Kadis Kominfo Mabar, Paulus Setahu.
Pantauan Florespos.net, sekitar sepekan terakhir ASN di lingkup Pemkab Mabar yang ada di Labuan Bajo dikerahkan untuk membersihkan ibu kota Mabar itu secara cuma-cuma/ gratis, termasuk di pantai Pede.
Pantai ini yang sebelumnya kotor penuh sampah disulap jadi bersih.

“Menurut saya kebijakan Pemkab kerahkan ASN buat bersih-bersih, itu baik. Ini bentuk dukungan demi mensukseskan KTT ASEAN di daerah kita. Ini langkah,” komentar Niki, seorang ASN di Labuan Bajo, Jumat (5/5/2023) sore.
Secara terpisah sejumlah warga Labuan Bajo menambahkan, mobilitas kendaraan dan manusia di kota tersebut jam-jam terakhir juga cendrung meningkat, darat, laut maupun udara.
Domi, penghuni kota Labuan Bajo, mengatakan, sekarang antrean kendaraan di lampu merah makan bermenit-menit.
Padahal dulu tak begitu. Soalnya kendaraan terlalu banyak. Kasat mata kendaraan pihak keamanan KTT juga naik tajam, kata ASN itu singkat.
Iwan, seorang tukang ojek di kota Labuan Bajo mengungkapkan, kapal-kapal laut yang keluar masuk pelabuhan Labuan Bajo hari-hari terakhir cukup banyak, termasuk pengangkut logistik dan kapal perang pengaman KTT.
Intensitas pesawat terbang yang keluar masuk Bandara Komodo Labuan Bajo jam-jam terakhir juga meningkat tajam, tanpa kenal jam, siang maupun malam, persis di kota-kota internasional.
Meski demikian, suasana kota Labuan Bajo juga tetap aman, tertib, adem seperti sebelumnya. Sedikit bedanya menjelang KTT ASEAN ini,
Labuan Bajo terus didandan rapi, bersih, cantik seperti pemuda/pemudi 17 tahun. Mabar tampak lebih mantap, komentar Iwan. *
Penulis: Andre Durung/Editor: Wentho Eliando










