Nelayan Asal Jeneponto Sulawesi Tenggelam di Labuan Bajo - FloresPos Net

Nelayan Asal Jeneponto Sulawesi Tenggelam di Labuan Bajo

- Jurnalis

Selasa, 17 September 2024 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan atas nama Ramli (31) dan Udin (50) yang tenggelam di depan perairan Pulau Monyet Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kedua nelayan asal Jeneponto itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Selasa (17/9/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere melalui, SAR Mission Coordinator, Supriyanto Ridwan dalam rilisnya yang diterima media ini, Selasa (17/9/2024) sore menyampaikan kronologisnya.

Kronologi kejadian bermula pada 15 September 2024, pukul 04.00 Wita kedua korban beralamat di Kampung Air Labuan Bajo berangkat dari rumah menuju perahu yang berada di Dermaga Kampung Air untuk mencari ikan di perairan sebelah utara Kanawa.

Baca Juga :  BPOLBF dan Disparekraf NTT Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Stakeholders Kepariwisataan

Sebelumnya keluarga yang lain telah lebih dahulu menuju lokasi pancing, karena kedua korban tak kunjung tiba pada Pukul 10.00 Wita.

Keluarga korban kembali ke Labuan Bajo untuk memastikan keberadaan kedua korban dan didapatkan informasi dari saksi mata bahwa perahu yang ditumpangi kedua korban menabrak Kapal Phinisi lalu tenggelam.

Tim SAR gabungan pada pukul 06.10 Wita, Selasa (17/9/2024) pagi menemukan korban pertama atas nama Udin (50). Kasad korban ditemukan mengapung sekitar 305 Meter dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju Rib Pos SAR Labuan Bajo dan menuju Pelabuhan Marina. Korban dibawa ke RSUD Komodo Labuan Bajo.

Sekitar pukul 15.30 Wita saat Tim SAR Gabungan melakukan pencarian berhasil menemukan korban kedua atas nama Ramli sekitar 0.24 Nautical Mile dari lokasi awal kejadian. Kondisi jenazah juga mengapung saat ditemukan dan langsung dievakuasi ke Rib POS SAR Labuan Bajo menuju Pelabuhan Marina dan RSUD Komodo.

Baca Juga :  Mesti Buka “Bengkel” Kapal di Manggarai Barat

“Kami dari Tim SAR Gabungan menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban, semoga amal ibadah korban diterima Tuhan yang Maha Pengasih dan keluarga diberi ketabahan”.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim SAR Gabungan yang telah solid dan bekerja keras untuk mencari korban

“Tim SAR Labuan Bajo sangat luar biasa didukung dengan banyak alat yang dikerahkan untuk pencarian kedua korban, ini merupakan bukti keseriusan Tim SAR Gabungan,” kata Ridwan. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Helikopter Dauphin Basarnas Evakuasi Korban Kritis Gempa dari Manggarai Timur
Ditengah Gempa dan Luka, Perawat IGD RSUD Aeramo Tetap Melayani
Mendagri Apresiasi Posko Tanggap Darurat Bencana di Sikka
Pentingnya Nutrisi Bagi Penyintas Gempa: Dokter Ingatkan Risiko Stres Jika Abai
Penyaluran Bantuan ke Warga Terdampak Bencana Mesti Satu Komando Agar Tepat Sasaran
Tim Dokter Orthopedi Kemenkes Tiba di Sikka, Segera Bertugas di RSUD dr. TC Hillers Maumere
TP PKK Kabupaten Sikka Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Gempa
Kantor Bupati Sikka Alami Kerusakan, Pimpinan Daerah Berkantor di Posko Tanggap Darurat BPBD
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Helikopter Dauphin Basarnas Evakuasi Korban Kritis Gempa dari Manggarai Timur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:57 WITA

Ditengah Gempa dan Luka, Perawat IGD RSUD Aeramo Tetap Melayani

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:03 WITA

Mendagri Apresiasi Posko Tanggap Darurat Bencana di Sikka

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:30 WITA

Penyaluran Bantuan ke Warga Terdampak Bencana Mesti Satu Komando Agar Tepat Sasaran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11 WITA

Tim Dokter Orthopedi Kemenkes Tiba di Sikka, Segera Bertugas di RSUD dr. TC Hillers Maumere

Berita Terbaru

Feature

Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda

Rabu, 19 Agu 2026 - 18:43 WITA

Nusa Bunga

Ditengah Gempa dan Luka, Perawat IGD RSUD Aeramo Tetap Melayani

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:57 WITA

Nusa Bunga

Mendagri Apresiasi Posko Tanggap Darurat Bencana di Sikka

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:03 WITA