MAUMERE, FLOTESPOS.net-Dampak gempa bumi tektonik yang melanda Pulau Flores Sabtu (15/8/2026) mengakibatkan 156 orang meninggal dunia dan 1.620 orang yang mengalami luka atau sakit dan 24.027 orang masih mengungsi.
Gempa Flores juga mengakibatkan 157 fasilitas pelayanan kesehatan dan 2.147 fasilitas pendidikan terdampak, 687 kantor dan 652 rumah ibadah rusak serta 106.703 rumah dalam pendataan verifikasi kerusakan untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Bagi rumah yang rusak berat akan mendapatkan dana pembangunan sebesar Rp70 juta rupiah,” sebut Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kamis (1/10/2026).
Suharyanto mengatakan, dari dana tersebut uang tunai akan dicairkan sebesar 75 persen untuk membayar upah tukang serta membeli konsumsi sementara 25 persen untuk membeli material.
Dana sebesar 25 persen tersebut untuk membeli material bahan bangunan sesuai kebutuhan masing-masing rumah yang rusak berat dan bila dananya kurang maka bisa diambil dari dana 75 persen.
Suharyanto menegaskan pembelian materialnya bebas dimana saja di toko bangunan namun uangnya jangan dipakai untuk membeli kebutuhan lain yang tidak terkait dengan pembangunan rumah.
“Uangnya tidak boleh dibelikan kebutuhan lain. Beli materialnya bebas dimana saja. Ada satu kabupaten di Sulawesi bupati dan kepala BPBD nya masuk penjara karena mengarahkan membeli material bangunan ke satu toko material saja,” pesannya.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










