Dua Kapal Pelni Angkut 1.659 Pemudik Tiba di di Pelabuhan Laurens Say Maumere Malam Takbiran - FloresPos Net

Dua Kapal Pelni Angkut 1.659 Pemudik Tiba di di Pelabuhan Laurens Say Maumere Malam Takbiran

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 17:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Di hari terakhir puasa dan persis di malam takbiran, para pemudik menggunakan 2 kapal Pelni dari dengan rute dari Pulau Kalimantan dan Sulawesi tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapal KM Bukit Siguntang tiba Jumat (20/3/2026) pukul 18.10 Wita. Sementara Kapal KM Lambelu tiba pukul 21.40 Wita di Pelabuhan Laurens Say Maumere membawa 1.659 pemudik.

“Kapal KM Bukit Siguntang memulai pelayaran dari Pelabuhan Nunukan, Tarakan, Balikpapan, Parepare, Makassar, dan Maumere,” sebut Kepala Pelni Cabang Maumere, Daulat Apul Gervasius Naibaho, Jumat (20/3/2026).

Apul menjelaskan, kapal KM Bukit Siguntang membawa 1.218 yang turun di Pelabuhan Laurens Say Maumere sementara penumpang yang naik sebanyak 450 orang.

Penumpang yang naik kata dia, akan turun di Pelabuhan Lewoleba, Kabupaten Lembata dan Pelabuhan Tenau Kupang sementara di kedua pelabuhan ini akan ada penumpang dari Kalimantan dan Sulawesi yang turun.

Baca Juga :  Pohon Berusia Puluhan Tahun Tumbang di Maumere, Sebuah Mobil Minibus dan Kios Tertimpa

“Selama 6 pol terakhir dalam angkutan lebaran ini, penumpang paling banyak turun di Maumere malam ini.Penumpang kapal Bukit Siguntang yang paling banyak turun di Maumere,” jelasnya.

Apul mengaku arus mudik terakhir malam Sabtu, Jumat (20/3/2026) sebab keesokan harinya Sabtu (21/3/2026) sudah hari raya Idulfitri sehingga penumpang lebih banyak.

Untuk kapal KM Bukit Siguntang penumpang mudik ke Kupang banyak sementara penumpang dari Kalimantan dan Sulawesi yang turun di Maumere paling banyak naik dari Balikpapan dan Makasar.

“Tiket gratis tidak ada, tapi diskon 30 persen dan tiket masih tersedia di kantor Pelni. Apabila sudah tidak bisa diakses melalui Pelni Mobile, kami persilakan untuk langsung datang ke kantor Pelni,” jelasnya.

Apul menambahkan kapal KM Lambelu mengangkut penumpang yang turun di Maumere sebanyak 441 orang sementara penumpang yang naik mencapai 538 orang tujuan Bau-Bau dan Tarakan.

Aulia pemudik asal Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur mengaku dari Balikpapan dengan waktu pelayaran selama 3 hari dan tidak mendapat tempat tidur.

Baca Juga :  ASN di Sikka Dilarang Berbelanja di Pasar Ilegal--'Kita Mulai dari Diri Kita, Aparat Pemerintah'

Aulia mengaku terpaksa tidur di emperan kapal dan saat terjadi hujan dirinya kadang basah namun dia memilih naik kapal Pelni karena membawa banyak barang.

“Saya malam ini mau langsung naik bus ke Larantuka dan langsung menyeberang ke Waiwerang menggunakan kapal penumpang tradisional. Saya mudik terakhir 2 tahun lalu,” ungkapnya.

Siti Nuraeni pemudik asal Ndori, Kabupaten Ende mengaku baru pertama sekali mudik bersama suami, anak dan orang tuanya setelah 30 tahun tidak pernah mudik Lebaran.

Nuraeni mengaku senang sebab bisa kembali ke kampung meski malam takbiran mereka harus menempuh perjalanan lagi beberapa jam ke kampung halamannya menggunakan travel.

“Perasaannya campur aduk meski tiba di Maumere pada malam takbiran namun saya senang sekali karena sebentar lagi bisa ketemu orang tua dan keluarga di Ndori,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka
Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural
Harga Beras di Manggarai Barat Stabil, Harga Kacang-Kacangan Naik
Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm
Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:32 WITA

Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka

Senin, 2 November 2026 - 19:41 WITA

Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural

Senin, 2 November 2026 - 19:21 WITA

Harga Beras di Manggarai Barat Stabil, Harga Kacang-Kacangan Naik

Senin, 2 November 2026 - 17:16 WITA

Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Berita Terbaru