Pohon Berusia Puluhan Tahun Tumbang di Maumere, Sebuah Mobil Minibus dan Kios Tertimpa - FloresPos Net

Pohon Berusia Puluhan Tahun Tumbang di Maumere, Sebuah Mobil Minibus dan Kios Tertimpa

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sebuah pohon berusi puluhan tahun yang berada di Jalan Litbang, Wairklau, Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), tumbang sekitar pukul 03.30 Wita pada Jumat (20/2/2026).

Akibat tumbangnya pohon tersebut, sebuah kios dan mobil minibus Avansa mengalami kerusakan dan mengakibatkan jalan raya Litbang ditutup untuk akses kendaraan dan aliran listrik diputus.

“Kejadiannya tadi subuh jam 3.30 Wita waktu itu saya di rumah, saya juga tidak tahu karena sudah tiga hari ini kan situasinya tidak angin, tidak hujan. Jadi saya pikir aman,” sebut Baber, pemilik kios di lokasi kejadian, Jumat (20/2/2026).

Baber mengatakan, baru kemarin Kamis (19/2/2026) saat mau pulang rumah dirinya menitipkan mobil avansanya di parkiran di kios yang ada di samping tempat foto copy miliknya.

Dirinya memilih pulang menggunakan sepeda motor miliknya sebab kalau membawa pulang mobil di rumahnya tidak ada tempat parkir mobil daan saat subuh baru dirinya kembali untuk mengambil mobilnya.

“Saya jam 11 malam masih duduk-duduk di tempat usaha saya. Saat tertidur lelap, temannya pemilik kios mengabarkan ada pohon tumbang dan mobilnya pun tertimpa dahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kandungan dan Ragam Manfaat Daun Bidara untuk Kesehatan

Baber mengaku baru menitipkan mobilnya di tempat usaha samping tempat foto copy miliknya dan berpikir kondisinya aman meski di bawah pohon besar karena sudah 3 hari tidak ada angin kencang dan hujan di Kota Maumere.

Dirinya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp20 juta rupiah berdasarkan perkiraan temannya yang juga pemilik bengkel sepeda motor di samping tempat usahanya.

“Saya hanya numpang parkir di sini. Saya di sini usaha foto kopi. Tapi foto kopinya aman. Saya masih tanya pemilik mobil yang saya beli apakah ada asuransi atau tidak,” ungkapnya.

Baber mengaku setelah menerima telepon dari temannya dirinya langsung bersama isteri menuju ke lokasi kejadian dan bersyukur tempat usahanya tidak mengalami kerusakan.

Ia mengaku telah meminta bantuan BPBD Sikka dan dikatakan nanti ada mobil milik PLN Cabang Maumere yang memiliki alat untuk menarik batang kayu sehingga mobilnya yang terhimpit bisa dikeluarkan.

“BPBD Sikka tadi sudah konfirmasi dengan PLN untuk bantu, karena mereka punya alat untuk itu. Jadi minta bantuan mereka untuk angkat kayu sehingga mobil bisa keluar. Baru mereka lanjutkan memotong kayu supaya aliran listrik bisa dihidupkan kembali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Masyarakat Pulau Palue Harapkan Pembangunan Puskesmas Tuanggeo Dilanjutkan

Pohon besar yang tumbang tersebut persis berada di depan jalan raya Litbang Wairklau samping kantor Bawaslu Kabupaten Sikka dan berada di samping jalan menuju Kantor KPU Kabupaten Sikka.

Seorang pekerja yang berada di dalam pondok saat tertidur mendengar pohon tumbang namun dirinya bersyukur tempat tinggalnya tidak tertimpa pohon yang tumbang.

Dirinya pun tidak berani ke luar rumah sebab saat kejadian listrik padam dan suasana gelap sehingga dirinya takut mengalami kesetrum dan memilih bertahan di dalam rumah hingga ada warga yang datang baru dirinya berani ke luar rumah.

Sejak pagi hingga siang hari aliran listrik di sekitar lokasi pohon tumbang dipadamkan dan pihak PLN masih berusaha memperbaiki kabel yang putus dan peralatan listrik di tiang yang rusak berat.

Petugas BPBD Kabupaten Sikka dan DLH Kabupaten Sikka mengerahkan mobil dan petugas untuk membersihkan batang kayu dan ranting yang tumbang dan menutupi seluruh badan jalan.

Terdapat 3 orang petugas yang mengoperasikan gergaji mesin untuk memotong batang-batang kayu dan ranting agar bisa mengeluarkan mobil Avansa serta membuat jalan raya bisa dilewati kendaraan kembali. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’
SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi
Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah
Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 
Gelar Muscab, ITDM Flores Timur Cabang Ende Siap Bertransformasi Menjadi Lebih Berkualitas
Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT
Produksi Padi pada Musim Tanam Oktober-Maret di Ende Diproyeksi Meningkat
Kasus Pengadaan Ambulans di Polres Ende Tuntas, Masih Tertahan Galian C
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:06 WITA

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’

Sabtu, 11 April 2026 - 15:07 WITA

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:06 WITA

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 April 2026 - 13:45 WITA

Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 

Jumat, 10 April 2026 - 20:28 WITA

Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT

Berita Terbaru

Opini

Buzzer, Akun Anonim dan Ancaman bagi Demokrasi Lokal

Minggu, 12 Apr 2026 - 09:39 WITA

Nusa Bunga

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 15:07 WITA

Polisi dibantu warga memasang garis polisi pada pondok  tempat penemuan jenazah seorang pelaljar yang meninggal tidak wajar.

Nusa Bunga

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 Apr 2026 - 14:06 WITA