ENDE, FLORESPOS.net-Jenazah Yohanes Edwintus Bido atau yang akrab disapa Edwin (24), warga Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, korban penyerangan Orang Tak Dikenal (OTK) di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, Senin (16/3/2026) lalu tiba di Ende.
Jenazah tiba di Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende dengan pesawat Wings diterima oleh keluarga duka dan Pemkab Ende, Kamis (19/3/2026) siang.
Isak tangis keluarga duka pecah saat menerima peti jenazah dari petugas bandara.
Sebelum ke kampung halaman di Desa Nduaria, jenazah Edwin dibawa ke RSUD Ende untuk ganti peti.
Tampak hadir saat menerima kedatangan jenazah Edwin, Wakil Bupati Ende, Dr Domi Mere, Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, PJ Sekda Ende, Gabriel Dala, Kadis Sosial, Mathilda Gaudensia dan beberapa pejabat.
Proses pemulangan jenazah dari Sorong ke Bandara Ende difasilitasi oleh pemkab Tambrauw dan dari Bandara Ende ke kampung halaman, Desa Nduaria difasilitasi oleh Pemkab Ende.
Kata Keluarga
Wilhelmus Hermanto Lose mewakili kelurga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tambrauw dan Pemkab Ende serta semua elemen yang sudah mengurus kepulangan jenazah Edwin.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mengurus kepulangan jenazsh anak, adik kami. Terima kasih banyak, kami mohon doanya untuk anak, adik kami”.
Dalam nada duka Ketua KPU Ende menegaskan bahwa keluarga berharap kasus ini harus diungkapkan karena kekerasan dalam bentuk apapun tidak bisa diterima.
Wakil Bupati Ende, Dr Domi Mere mengatakan bahwa Pemkab Ende akan bertanggungjawab mengantar jenazah dari Bandara Ende ke rumah duka di Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu.
Pemkab Ende menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Edwin di medan tugas.
Diberitakan sebelumnya di beberapa media, Yohanes Edwintus Bido bersama salah satu rekannya meninggal dunia akibat penyerangan dari OTK di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










