KPA Tegaskan, Teror terhadap Andrie Yunus, Serangan Terhadap Seluruh Gerakan Pembela HAM - FloresPos Net

KPA Tegaskan, Teror terhadap Andrie Yunus, Serangan Terhadap Seluruh Gerakan Pembela HAM

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mengutuk keras dan mengecam tindakan kekerasan penganiayaan berat yang dialami Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Kejahatan yang dialami Andrie bukanlah yang pertama kali, sejak ia bersama KontraS lantang menolak RUU Revisi UU TNI kerap mengalami teror dari orang yang tidak dikenal.

Setahun berlalu, Andrie Yunus disiram air keras pada hari Jumat (13/3/2026) dini hari di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

“Dalam keterangan yang kami peroleh penyerangan itu dilakukan ketika ia hendak kembali ke rumah setelah menyelesaikan rekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia, “ kata Sekertaris Jenderal KPA Dewi Kartika,Jumat (13/3/2026).

Baca Juga :  Menparekraf Imbau Masyarakat Tetapkan Prosedur CHSE Saat Libur Nataru

Dalam rilisnya, Dewi mengatakan, serangan ini dilakukan oleh 2 orang tidak dikenal, yang mengendarai motor dari arah yang berlawanan dengan Andrie, akibatnya tubuh Andrie mengalami luka bakar yang parah dan tengah dalam perawatan intensif.

Bagi KPA, serangan ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, serangan ini merupakan bentuk teror politik yang secara nyata mengancam keselamatan para pembela hak asasi manusia serta mempersempit ruang demokrasi di Indonesia.

Ia menegaskan, kebiadaban orang-orang yang tidak suka dengan sikap kritis tersebut mencerminkan praktik kekerasan yang bertujuan membungkam suara kritis masyarakat sipil yang selama ini konsisten menghendaki perbaikan bagi Bangsa Indonesia.

“Kami mengenal Andrie sebagai aktivis yang gigih, kritis dan berani menyampaikan kebenaran dan melawan kebijakan negara yang menyengsarakan rakyat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Menaker Yassierli Ingatkan Kepala Daerah Tetapkan UMP dan UMK Tepat Waktu

Dewi mencontohkan, dalam beberapa waktu terakhir, Andrie bersama Koalisi Masyarakat Sipil gencar mengkritik pembahasan revisi UU TNI yang tidak transparan.

Selain itu ia juga selama 5 bulan terakhir menjadi salah satu anggota Komisi Pencari Fakta (KPF), yang melakukan investigasi independen terhadap rangkaian demonstrasi dan kerusuhan Agustus 2025.

KPA melihat serangan ini bukanlah untuk membungkam Andrie saja, tetapi untuk membungkam seluruh aktivis dan setiap orang yang memperjuangkan hak-haknya yang dirampas oleh rezim yang anti-rakyat.

“Pembungkaman yang dialami para aktivis hari ini memiliki akar yang sama dengan kekerasan yang selama ini dialami petani, nelayan, masyarakat adat, dan berbagai komunitas rakyat yang memperjuangkan hak atas tanah, wilayah hidup, dan sumber penghidupan mereka,” sesalnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:43 WITA

Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat

Berita Terbaru

Opini

Mesin Tak Boleh ‘Memutuskan Hidup dan Mati’

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:56 WITA

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA