MBAY, FLORESPOS.net-Sebanyak 10 orang anak buah kapal (ABK) Akmal Jaya yang mengangkut barang sembako dari Sulawesi yang bersandar di Pelabuhan Marapokot, Nagekeo, melakukan tes urine di RSUD Aeramo pada Rabu dan Kamis (11-12/2/2026). Hasilnya, 3 orang di antaranya positif narkoba.
Hal ini terungkap setelah tim Direktorat Reserse Narkoba Polda NTT, yang dipimpin oleh Kanit 1 Subdit 1 Direktoral Serse Narkoba Polda NTT, Iptu Anselmus Leza, menangkap 3 ABK Kapal Akmal Jaya yang diduga sebagai pengedar, pemakai dan mendatangkan narkoba dari Sulawesi ke NTT khususnya di Kabupaten Nagekeo.
Hal itu disampaikan oleh Nahkoda Kapal Akmal Jaya sarifudin yang ditemui Florespos.net, pada Kamis (12/2/2026) malam di pelabuhan Marapokot.
Dia membenarkan bahwa pihaknya di minta oleh tim narkoba Polda NTT, untuk melakukan tes Urine di RSUD Aeramo, termasuk dirinya. Hal itu terungkap akibat ketiga anak buahnya di tangkap oleh tim narkoba Polda NTT yang diduga pemakai dan mendatangkan narkoba dari sulawesi ke NTT yakni di kabupaten Nagekeo
Nahkoda Kapal Akmal Jaya, Sarifudin, mengaku kaget dengan penangkapan tersebut. “Jujur saya tidak tau sama sekali,” ujarnya saat ditemui di Pelabuhan Marapokot, Kamis (13/2/2026) malam.
Informasi yang di terima Florespos.net, Jumat (13/2/2026) malam, total terduga pelaku yang mengedar dan membawa Narkotika jenis sabu-sabu yang di tangkap tim Direktorat Reserse Narkoba Polda NTT sebanyak 4 Orang.
Tiga di antaranya anak buah kapal Akmal jaya. Sementara satunya warga sulawesi yang berdomisili di kelurahan Mbay 1, Kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo. Keempat orang itu saat ini dititip di tahanan sel polres Nagekeo. Selanjutnya akan diberangkat ke Polda NTT dalam waktu dekat.
Hingga saat ini pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda NTT belum memberikan keterangan resmi kepada media terkait status keempat terduga pelaku itu. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










