Balai Besar KSDA NTT Gandeng LNBM dan STIE Karya Tingkatkan Kapasitas Perempuan - FloresPos Net

Balai Besar KSDA NTT Gandeng LNBM dan STIE Karya Tingkatkan Kapasitas Perempuan

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Kehitanan di Pulau Longos.

Sosialisasi Kehitanan di Pulau Longos.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Balai Besar KSDA NTT, menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas kelompok perempuan di 3 kabupaten di Flores bagian barat, Provinsi NTT. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 9 hingga 12 Februari 2026.

Peningkatan kapasitas perempuan diperuntukan bagi 6 desa di Kabupaten Ngada, Manggarai Timur dan Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam peningkatan kapasitas perempuan, BKSDA NTT bekerja sama dengan Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) dengan narasumber dari STIE Karya.

Suksesnya peningkatan kapasitas kelompok perempuan atas dukungan dari In Flores Gef UNDP, Kementerian Kehutanan, North Landscape And Seascape.

Dalam kegiatan ini BKSDA NTT bersama LNBM STIE Karya menggelar dua kegiatan yakni pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan pelatihan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat desa dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan dan Hasil Produksi pada tiga lokasi yang tersebar pada tiga kabupaten yakni Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Ngada sejak Senin (9/2/2026) hingga Kamis (12/2/2026)..

Ada pun tiga kabupaten yang menjadi sasaran kegiatan yang melibatakan para pihak ini yakni terpusat di Desa Pontianak untuk  dua kelompok kegiatan yang berasal dari Desa Nanga Kantor Barat, Kecamatan Macang Pacar dan Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.

Dua lokasi kegiatan lainnya yakni di Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan di Riung, Kabupaten Ngada.

Untuk menyukseskan kegiatan di Pontianak, LNBM mempercayakan dan menugaskan beberapa nara sumber untuk membekali KTH yang dibentuk yakni  North Landscape Seascape Coordinator Project In Flores Mulya Hutomo, S.Pi, M.Si;  Kepala Resor KSDA Wilayah Labuan Bajo Sahudin dan  Ferdinandus Boy Kali & Arakib R. Wuran Penyuluh Kehutanan  Bidang KSDA Wilayah II Ruteng.

Sementara dari STIE Karya yang dipercaya jadi narasumber untuk kegiatan di Pontianak yakni  Kordianus Larum, S.Ak, M.Ak  dan Rikardus Nardin, S.E., M.M.

Untuk kegiatan di Pota yang dipercaya menjadi  narasumber dua dosen STIE Herlulianus Sapa Yovan, S.Akun.,MM dan Maria Y.D. Mahin, SS.,MM.

Baca Juga :  Desa Membangun Kota Menata, Anton Hadjon-Matias Enai: Lanjutkan dan Tuntaskan

Dua dosen STIE Karya lainnya Rosalia Heldy Nono, S.Kg.,MM dan Leonardus W.D. Setiawan, SE.,MM menjadi narasumber pelatihan serupa di Riung, Kabupaten Ngada.

Dalam program  pengabdian masyarakat ini, para dosen STIE ini membawakan materi ceramah dalam kegiatan pembentukan dan peningkatan  Kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH)  dengan materi di antaranya membahas tema di antaranya Pengembangan KTH: pengembangan kelambagaan KTH  Pengembangan Kapasitas Anggota KTH, dan pengembangan jaringan;  Pembukuan Keuangan  KTH, Monitoring, dan Evaluasi Pencatatan Keuangan;  Pelaporan Keuangan KTH;  Latihan pembukuan dan latihan dan latihan pelaporan, dan  Latihan pengawasan keuangan.

Dari beberapa materi di atas  para dosen membahas secara rinci terkait  Job Description Pengurus KTH; Pemasaran dan Promosi : Strategi Pemasaran Hasil Hutan, Teknik Promosi Hasil Hutan, dan Pengembanga Jaringan Pemasaran;  perencanaan keuangan KTH;  Latihan Perencanaan keuangan.

Selain dosen STIE  turut membawakan materi saat  kegiatan pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan pelatihan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat desa Direktur Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) yang juga Kepala Lembaga Penjamin Mutu (LPM) STIE Karya Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th; dan tiga  kru LNBM Antonius Mbukut, S.Fil, M.Th; Walburgus Abulat, S.Fil dan Fransiskus Xaverius Suwardi, S.Fil.

Apresiasi

Untuk diketahui, kegiatan pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan pelatihan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat desa di Desa Pontianak dibuka Kades Pontianak Syarifudin, S.Ag.

Kades Syarifudin dalam sambutannya antara lain membeberkan pelbagai potensi wisata yang ada di Pulau Longos di antaranya ada satwa langak Komodo, burung kakatua jambul kuning, kelelawar, hutan mangrove, aneka  wisata bahari, dan potensi aneka hasil ikan.

“Kita hendaknya menjaga potensi-potesnsi yang ada. Warga jangan bakar hutan, kita tanam pohon,” kata Kades Syarfudin.

Kades Syarifudin pada kesempatan ini juga menyampaikan apresiasi kepada UNDP cq In Flores, Balai Besar KSDA NTT dan KSDA Wilayah 2 NTT, LNBM dan STIE Karya yang memilih dua desa di Pulau Longos sebagai kelompok dampingan peningkatan kapasitas.

Baca Juga :  Jawab Kebutuhan Dunia Pendidikan,  Uniflor Buka Prodi Pasca Sarjana Magister Pedagogi

“Dari hati yang dalam kami menyampaikan terima kasih kepada In Flores, Balai Besar KSDA NTT, KSDA Wilayah 2 NTT, LNBM dan STIE Karya,” kata Kades Syarifudin.

Warga Jaga Komodo

Sementara Kepala Resor KSDA Wilayah Labuan Bajo Sahudin dalam sambutannya mewakili Kepala Bidang KSDA Wilayah 2 dalam sambutannya antara lain meminta elemen warga Pulau Longos khususnya, dan warga Manggarai Barat umumnya untuk selalu menjaga Satwa yang dilindungi Komodo.

“Warga jaga Komodo dan aneka satwa yang dilindungi lainnya di Pulau Longos ini,” pinta Sahudin.

Viralkan Longos ke Indonesia dan Dunia

Sedangkan North Landscape Seascape  Coordinator Project In Flores Mulya Hutomo, S.Pi, M.Si dalam sambutannya antara lain meminta semua elemen warga untuk mengelola pelbagai potensi yang ada secara baik.

“Saya minta agar elemen warga untuk mengelola pelbagai potensi yang ada di Pulau ini secara baik,” kata Hutomo.

Hutomo juga mengingatkan warga bahwa suatu waktu Pulai Longos akan mengalami perkembangan seperti Labuan Bajo..

“Pulau Longos suatu waktu seperti Labuan Bajo. Pulau Longos memiliki potenasi wisata untuk dikunjungi wisatawan. Wisatawan bisa menyelam, dan menikmati segala keindahan di Pulau Longos ini. Karena itu, saya minta agar kita sejak saat ini harus menjadi pelaku usaha. Kita menyiapkan homestay agar suatu waktu kalau Bule ke Pulau Longos sudah ada homestay,” katanya.

Koordinator In Flores pada akhir sambutannya meminta elemen warga untuk memviralkan Pulau Longos ke Indonesia dan Dunia.

“Saya minta kita semua untuk memviralkan Pulau Longos ke masyarat di Penjuru Indonesia dan dunia,” katanya.

Sangat Antusias

Pantauan media ini kegiatan pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan pelatihan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat desa dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan dan Hasil Produksi diikuti warga dengan penuh antusias.

Peserta juga antusias mendiskusikan pelbagai hal terkait materi dan memberikan catatan kritis untuk kemajukan kelompok dan pengembangan usaha ke depannya.*

Penulis : Rikardus Nardin

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Berita ini 329 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA