MAUMERE, FLORESPOS.net-Selama belasan tahun, akhirnya di Kecamatan Lela berdiri kokoh, berdiri megah sebuah Puskesmas yang sekiranya bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Kecamatan Lela.
Bupati Sikka dalam sambutan saat peresmian Puskesmas Nanga menyebutkan kehadiran puskesmas ini sebagai bentuk komitmen dari pemerintah daerah untuk terus dari hari ke hari berupaya semaksimal mungkin menghadirkan pelayanan kesehatan yang maksimal.
“Pembangunan Puskesmas Nanga membuktikan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sikka,” ujar Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, Selasa (20/1/2026).
Juventus menegaskan, pembangunan Puskesmas Nanga merupakan komitmen semua orang, komitmen semua pihak bahkan Ketua DPRD Sikka memberikan dukungan bagi bidang kesehatan.
Hal ini menunjukkan bahwa semua kita yang ada di Kabupaten Sikka ini punya kesadaran yang sama terhadap pembangunan di kabupaten ini khususnya pembangunan kesehatan dan itu merupakan komitmen yang hebat dan luar biasa.
“Kami percaya kehadiran puskesmas ini dalam proses pembangunannya sejak awal peletakan batu pertama bisa berjalan sampai sekarang, pembangunan bisa tepat waktu, ini tentu berkat dukungan banyak pihak,” ungkapnya.
Juventus mengatakan ada pihak-pihak yang terlibat di dalamnya seperti Kepala Dinas Kesehatan dengan seluruh perangkat kesehatan yang sudah bekerja maksimal meskipun juga pasti ada kurang lebihnya.
Ada juga rekanan, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas yang juga terlibat sangat aktif serta pihak Kejaksaan Negeri Sikka yang mendampingi sejak awal sampai selesainya pembangunan.
“Tetapi lebih dari itu, partisipasi dan keterlibatan, dukungan yang luar biasa dari masyarakat Kecamatan Lela. Sebenarnya itu yang paling penting.Orang Lela ini orang yang secara pengetahuan. pintar-pintar, orang mengerti dan mereka tahu bagaimana cara mengkritik,” ucapnya.
Juventus menegaskan, kritik yang baik itu penting, kritik yang tidak baik itu juga mereka tahu dan itu orang Lela sangat hebat sebab kritik yang konstruktif dan tidak konstruktif ini juga orang Lela paling paham.
Ini yang menurutnya sangat luar biasa, hati yang luar biasa, dukungan yang luar biasa, maka pembangunan puskesmas ini bisa berjalan dengan lancar.
“Karena kalau tidak, misalnya tengah malam kontraktor pelaksana lagi kerja, rekanan lagi kerja, lalu orang lewat mabuk palang, orang lewat mabuk pajak.Itu kan sangat mengganggu,” tuturnya.
Tapi setelah dicek, kata Juventus, ternyata dukungan dari seluruh tetangga di sekitar Puskesmas, seluruh masyarakat Kecamatan Lela sangat hebat dan luar biasa.
Menurut dia, hal ini menunjukkan sekali lagi komitmen yang luar biasa dari orang Lela untuk terus menghadirkan pembangunan, baik itu kesehatan dan yang lainnya di Kecamatan Lela.
Bupati Sikka menekankan, bagaimana mengoptimalisasi seluruh pelayanan di puskesmas sebab jangan sampai fisik gedungnya sudah bagus lalu ke depannya ada begitu banyak problem, kekurangan yang terjadi karena mungkin saja ada oknum yang lalai dalam proses pelayanan.
“Kami minta Kadis Kesehatan dan juga seluruh puskesmas, untuk bantu bagaimana memastikan seluruh pelayanan kesehatan bisa berjalan dengan baik.Juga membangun kesadaran atau kebiasaan yang baik di seluruh puskesmas,” ucapnya.
Juventus secara pribadi, seluruh masyarakat Kabupaten Sika, pemerintah daerah Kabupaten Sikka, mengucapkan selamat untuk seluruh masyarakat Kecamatan Lela atas berdiri kokohnya Puskesmas Nanga.
Dirinya mengharapkan kiranya bermanfaat, berguna dan membantu seluruh pelayanan kesehatan di Kecamatan Lela ke depan agar lebih baik dan lebih maksimal.
Ia menekankan, bangunan sudah bagus sehingga tolong ditingkatkan, diperbaharui, dan lebih maksimal dalam urusan pelayanan kesehatan kedepannya sebab hanya dengan begitu pelayanan kesehatan maksimal bisa terwujud.
“Dalam kesehatan ini selain punya pikiran yang positif, juga punya iman yang kuat. Kalau sudah punya pikiran positif, punya iman yang kuat, saya yakin kita semua pasti sehat,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










