Menanti Penentuan Akhir Lomba Inovasi Daerah Flores Timur Tahun 2025–Ini Sekilas 12 Inovasi Kandidat Pemenang - FloresPos Net - Page 5

Menanti Penentuan Akhir Lomba Inovasi Daerah Flores Timur Tahun 2025–Ini Sekilas 12 Inovasi Kandidat Pemenang

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasilnya luar biasa. Sebelumnya, di wilayah itu hanya terdapat 3 titik lampu jalan sehingga jalan jalan di wilayah itu umumnya gelap gulita. Kini sudah terpasang 45 titik lampu jalan yang membuat menyala dan terang benderang jika melintas atau berada di wilayah kelurahan itu.

Kategori Inovasi Pemberdayaan Ekonomi, Sosial dan Budaya

Suasana Verifikasi atau Uji Petik Lapangan oleh Tim Penilai di Inovasi Prima KUB atau Afro Farm, Sabtu (13/12/2025).

Pada kategori pemberdayaan ekonomi, sosial dan budaya ini terdapat 4 inovasi yang masuk nominasi. Empat inovasi dimaksud, yakni Inovasi Bu Memi, Inovasi Kopi Tite, Inovasi Kampung Seribu Kolam dan Inovasi Prima KUB.

Baca Juga :  Dukung Lukman-Zakarias Jadi Bupati dan Wabup Flores Timur, Masyarakat Lamaojan Buat Ritual Adat

Inovasi Bu Memi (Budidaya Melon Premium) yang diusulkan oleh Viktorianus Suban Hokon dari Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga ini merupakan terobosan pertanian modern sebagai hasil penerapan ilmu dari magang di Jepang tahun 2023.

Inovasi ini menjawabi rantangan utama pertanian di Flores Timur seperti cuaca ekstrem, serangan hama, dan kualitas hasil yang tidak stabil.

Melalui penggunaan greenhouse, lingkungan tumbuh tanaman dapat dikendalikan secara optimal mulai dari suhu, kelembapan, intensitas cahaya, hingga sirkulasi udara.

Hal ini membuat tanaman melon lebih terlindungi, tumbuh seragam dan menghasilkan buah premium dengan tingkat kemanisan yang tinggi.

Baca Juga :  Petani Kopi dan Praktik Ijon di Lembah Colol (1)

Selain itu juga menggunakan teknologi smart farming untuk mengotomatisasi proses budidaya melalui sensor EC, pH, kelembapan tanah, serta sistem irigasi tetes otomatis. Data yang diperoleh membantu petani mengambil keputusan lebih akurat, efisien dan berbasis kebutuhan tanaman.

Inovasi Kopi Tite Lamatou: adalah produk kopi bubuk murni yang diolah dari 100 persen biji kopi robusta dan diolah secara tradisional modern yang dihasilkan dari Kampung Lamatou Desa Painapang, Kecamatan Lewolema.

Hasil biji kopi yang diolah secara tradisional ini kemudian dikemas secara modern untuk dipasarkan keluar. Kopi Tite diproduksi oleh kelompok usaha mikro kecil menengah Lembah Pagi yang diprakarsai oleh Laurensius P. Sukun.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Berita ini 718 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA