Menanti Penentuan Akhir Lomba Inovasi Daerah Flores Timur Tahun 2025–Ini Sekilas 12 Inovasi Kandidat Pemenang - FloresPos Net - Page 2

Menanti Penentuan Akhir Lomba Inovasi Daerah Flores Timur Tahun 2025–Ini Sekilas 12 Inovasi Kandidat Pemenang

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktek baik ini menguraikan proses transformasi permainan Kono dari sekadar aktifitas pengisi waktu istrahat menggunakan sepatu dan kaos kaki menjadi sebuah media pembelajaran Bahasa Inggris yang terstruktur, edukatif, dan ramah lingkungan.

Inovator menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Reflection). Kono dimodifikasi menggunakan bahan daur ulang (gelas plastik bekas) agar anak didik bisa paham, menguasai dan memotivasi peserta di menguasai huruf, kata, frasa, angka, dan kalimat dalam Bahasa Inggris.

Inovasi AngKat (Angka ke Kata) di SDK La Mennais diusulkan oleh Maria Yosefina Wajak Sawun tidak kalah inovatif.

Inovasi ini menekankan pada projek peningkatan program Literasi dan Numerasi dengan bingkai tumbuh sehat dan cerdas yang diimplementasikan sejak tahun 2024 mengambil lingkup materi pembelajaran IPAS.

Baca Juga :  Jelang Masa Tenang Pemilu Serentak, Bawaslu Flores Timur Imbau Parpol secara Mandiri Bersihkan APK

Para murid diajarkan untuk dapat mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pertumbuhan hidup, melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan secara tepat, mengolah serta menyajikan data hasil pengukuran dan mengkomunikasikan hasil pengamatan secara lisan maupun tulisan dengan percaya diri.

Selain itu, murid juga diajarkan cara membuat jurnal dan mengkomunikasikan hasil pengamatan. Melalui projek AngKa, murid mengonversikan angka ke kata melalui aktivitas berhitung, menulis, membaca dan memecahkan masalah berkaitan dengan pola hidup sehat.

Inovasi SBPro diterapkan di SMPK St. Isidorus Lewotala ini berbasis projek yang dirancang dengan tujuan menyelesaikan masalah-masalah yang ada di sekitar lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Anton Doni-Ignas Uran Umumkan Menang Pilkada Flores Timur, Albert Sinour: Berkat dan Momentum Kebangkitan

Adapun projek-projek yang dilaksanakan antara lain Urban Farming, Vertical Garden, Sampahku Pupukku, Kupis EBI, Ecobrick, Minyak Kelapa, VCO, Tane Hoe (Menenun Tenun Ikat), G7KAIH, Bambu Projek, AHi (Apotik Hidup).

Projek-projek yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2022 itu melewati empat tahapan penting, yakni pengenalan, kontekstualisasi, aksi dan refleksi atau tindak lanjut. Semua projek ini dirancang bangun dalam School Bases Projek atau SBPro sebagai strategi utama.

Tujuan dari SBPro adalah untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki 8 dimensi profil lulusan (DPL)) yang kuat dan siap menghadapi dunia yang kompleks.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
Berita ini 763 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA