Praktek baik ini menguraikan proses transformasi permainan Kono dari sekadar aktifitas pengisi waktu istrahat menggunakan sepatu dan kaos kaki menjadi sebuah media pembelajaran Bahasa Inggris yang terstruktur, edukatif, dan ramah lingkungan.
Inovator menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Reflection). Kono dimodifikasi menggunakan bahan daur ulang (gelas plastik bekas) agar anak didik bisa paham, menguasai dan memotivasi peserta di menguasai huruf, kata, frasa, angka, dan kalimat dalam Bahasa Inggris.
Inovasi AngKat (Angka ke Kata) di SDK La Mennais diusulkan oleh Maria Yosefina Wajak Sawun tidak kalah inovatif.
Inovasi ini menekankan pada projek peningkatan program Literasi dan Numerasi dengan bingkai tumbuh sehat dan cerdas yang diimplementasikan sejak tahun 2024 mengambil lingkup materi pembelajaran IPAS.
Para murid diajarkan untuk dapat mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pertumbuhan hidup, melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan secara tepat, mengolah serta menyajikan data hasil pengukuran dan mengkomunikasikan hasil pengamatan secara lisan maupun tulisan dengan percaya diri.
Selain itu, murid juga diajarkan cara membuat jurnal dan mengkomunikasikan hasil pengamatan. Melalui projek AngKa, murid mengonversikan angka ke kata melalui aktivitas berhitung, menulis, membaca dan memecahkan masalah berkaitan dengan pola hidup sehat.
Inovasi SBPro diterapkan di SMPK St. Isidorus Lewotala ini berbasis projek yang dirancang dengan tujuan menyelesaikan masalah-masalah yang ada di sekitar lingkungan sekolah.
Adapun projek-projek yang dilaksanakan antara lain Urban Farming, Vertical Garden, Sampahku Pupukku, Kupis EBI, Ecobrick, Minyak Kelapa, VCO, Tane Hoe (Menenun Tenun Ikat), G7KAIH, Bambu Projek, AHi (Apotik Hidup).
Projek-projek yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2022 itu melewati empat tahapan penting, yakni pengenalan, kontekstualisasi, aksi dan refleksi atau tindak lanjut. Semua projek ini dirancang bangun dalam School Bases Projek atau SBPro sebagai strategi utama.
Tujuan dari SBPro adalah untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki 8 dimensi profil lulusan (DPL)) yang kuat dan siap menghadapi dunia yang kompleks.
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat










