ENDE, FLORESPOS.net-PS Malaka memastikan langkah ke babak delapan besar Piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV setelah mengalahkan BMP Flotim lewat drama adu pinalti.
Pada laga yang dihelat di Stadion Marilonga, Selasa (25/11/2025) sore kedua tim bermain imbang 1- 1 hingga babak ekstra time.
Laga kemudian dilanjutkan ke babak adu pinalti. PS Malaka keluar sebagai pemenang. Lima eksekutor dari PS Malaka sukses menjalankan tugasnya.
Sedangkan di kubu BMP Flotim salah satu penendang, Sharan Sabon gagal menjalankan tugas. Tendangannya diblok oleh penjaga gawang Malaka.
Dengan hasil ini maka PS Malaka melaju ke babak delapan besar dan memaksa BMP Flotim pulang kampung atau bale nagi. BMP akhirnya mengikuti jejak kakaknya Perseftim yang tidak lolos dari penyisihan grup.
Stef Bria Seran, Bupati Kabupaten Malaka yang menyaksikan laga ini turun dari tribun utama merayakan kemenangan bersama pemain dan oficial usai laga.
Bupati Stef menyalami pemain dan oficial dari PS Malaka. Ia mengatakan tetap semangat untuk menghadapi partai babak delapan besar. Ia berharap PS Malaka tetap bertanding sportif karena sepak bola itu bersahabat.
“Tetap main yang terbaik karena sepak bola itu bersahabat. Kita tidak punya target tetap main yang terbaik”.
Jalannya Laga
Satu menit setelah kikc off Malaka langsung mencetak gol. Gol cepat dari streker Malaka, Yoko (10) mengagetkan anak – anak BMP Flores Timur.
Tim asuhan Coach Ibnu Chaldun bangkit dan menyerang dengan permainan khas mereka memanfaatkan kecepatan dua sayapnya.
Upaya yang dibangun untuk menyamakan kedudukan terlihat cukup sulit karena barisan pertahanan Malaka cukup solid.
Tim dari Flores Timur ini telah berupaya keras dan menciptakan peluang termasuk satu gol yang dianulir wasit karena pelanggaran. Hingga wasit utama meniup peluit turun minum BMP tak mampu menyamakan kedudukan.
Masuk di babak kedua BMP tetap bermain menyerang. Mereka mengurung pertahanan Malaka dan memperagakan permainan bola pendek dan diakhiri umpan jauh.
Upaya mereka melahirkan gol penyeimbang melalui kaki Erson Puka (2). Setelah gol itu BMP tetap menekan sementara Malaka mengandalkan serangan balik memanfaatkan kecepatan Yoko (10).
Kedua tim saling mengancam tapi tak mampu menambah gol hingga waktu normal berakhir.
Pertandingan dilanjutkan ke babak ekstra time. BMP yang berambisi besar langsung menekan. Hingga ekstra time pertama berakhir tak ada gol tercipta.
Pertandingan dilanjutkan ke babak ekstra time kedua. Di babak ini pun tidak ada gol tercipta. BMP Flotim harus kehilangan satu pemain, Kamal Dasi (12) karena mendapatkan kartu kuning kedua.
Laga ini lanjutkan ke babak adu pinalti. Kedua tim menyiapkan lima pemain sebagai eksekutor.
Wasit menunjukkan arah gawang bagian timur jadi tempat drama pinalti. Lima penendang Malaka yaitu Yoko (10), Iki (21), Irfan (11), Aldo (29) dan Rinto (17) sukses eksekusi pinalti.
Sedangkan BMP Flotim, Emanuel (19), Endong (10), Dafa (21) sukses sebagai eksekutor. Satu penendang dari BMP, Sharan Sabon (18) gagal menjalankan tugas.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










