MAUMERE, FLORESPOS.net-Wakil Bupati (Wabup) Sikka Simon Subandi Supriadi mengatakan untuk tahun 2026 mendatang, dokter spesialis akan mendapatkan tambahan insentif dari Kementrian Kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Sikka juga sudah menaikan insentif dokter spesialis dan diharapkan dengan adanya penambahan insentif akan membuat dokter spesialis bisa betah bertugas di Kabupaten Sikka.
“Tapi yang dokter umum jangan cemburu karena ini kebijakan dari pusat melalui Kementrian Kesehatan,” sebut Simon saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Puskesmas Kangae, Jumat (14/11/2025).
Simon mengatakan, untuk dokter umum, dirinya bersama Bupati Sikka dan Kadis Kesehatan juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Juga berkoordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) dan Kementrian Kesehatan agar bagaimana caranya supaya dokter umum bisa diangkat pemerintah daerah.
“Kita minta diskresi biar daerah yang mengangkat. Tetapi pada akhirnya tidak bisa karena berbenturan dengan regulasi yang ada. Maka untuk itu Pak Kadis, mari kita percepat BLUD di Puskesmas agar kita bisa mengangkat sendiri tenaga dokter,” tuturnya.
Simon mengatakan, setiap jalan dari tempat ke tempat, begitu ketemu ada dokter yang baru lulus dirinya bilang tidak usah takut untuk masuk jadi ASN dan bertugas di Kabupaten Sikka.
Ia juga mengakui, Pemda Sikka bersedia untuk memfasilitasi keinginan para dokter umum agar bisa melanjutkan pendidikan untuk mengambil spesialis.
Dirinya juga menerangkan, beberapa Puskesmas banyak infrastruktur, sarana dan prasarana yang belum bisa diperbaiki atau ditambah.
“Tahun 2026 kita juga mendapat dana DAK sekitar Rp11 miliar hanya untuk Puskesmas Boganatar sementara yang lain belum dapat karena ada efisiensi dan transfer keuangan daerah kita dipotong Rp 120 miliar,” terangnya.
Simon mengatakan, hal ini yang membuat Pemda Sikka harus kerja keras, tetapi tidak usah khawatir sebab Pemkab Sikka akan membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan dana itu. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando













