Ketua DPRD Sikka Bicara Soal Kebijakan Kesehatan, Fasilitas, Pelayanan dan Insentif Saat Hari Kesehatan Nasional - FloresPos Net - Page 2

Ketua DPRD Sikka Bicara Soal Kebijakan Kesehatan, Fasilitas, Pelayanan dan Insentif Saat Hari Kesehatan Nasional

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stef menyebutkan, perubahan iklim, polusi,gaya hidup, serta meningkatnya penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan kanker menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat.

Selain itu, pasca-pandemi COVID-19, kita belajar bahwa ketahanan sistem kesehatan nasional harus diperkuat, baik dari aspek infrastruktur, manajemen krisis, maupun sumber daya manusia.

“Kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, melainkan juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Stef menegaskan, kita perlu membangun paradigma baru kesehatan masyarakat, yaitu dari paradigma kuratif menuju promotif dan preventif.

Baca Juga :  SMPN 4 Langke Rembong Manggarai, Laksanakan Ujian Akhir Sekolah Berbasis Online Murni

Artinya, fokus utama bukan lagi sekadar mengobati penyakit, tetapi mencegahnya melalui edukasi, pola hidup sehat, dan lingkungan yang bersih.

Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sikka, ia katakan, lembaga legislatif daerah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional dalam memperkuat kebijakan kesehatan.

Melalui fungsi legislasi, DPRD berperan dalam merumuskan peraturan daerah yang berpihak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, mulai dari pengendalian penyakit, tata kelola rumah sakit, hingga perlindungan tenaga medis.

Baca Juga :  Kopdit Obor Mas Gelar Apel Peringati Hari Koperasi Nasional ke-76 di 22 Cabang di NTT

“Untuk itulah DPRD telah berinisiatif membentuk peraturan daerah Nomor 3 tahun 2021 tentang Sistem Kesehatan Daerah,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Stef, untuk merencanakan generasi masa depan yang sehat dan kuat serta tangguh, melalui inisiatif DPRD telah dibentuk Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sikka Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif.

Ia berharap sekiranya peraturan ini dapat dijalankan oleh pemerintah maka sangat mungkin persoalan kesehatan di kabupaten Sikka bisa teratasi.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA