Polres Sikka Lakukan Pulbaket Dugaan Kasus Penculikan Siswi SD Inpres Lowolabo - FloresPos Net

Polres Sikka Lakukan Pulbaket Dugaan Kasus Penculikan Siswi SD Inpres Lowolabo

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 23:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Hari ini, Selasa (4/11/2025) sekitar Pkl 07.30 Wita sampai denga 09.00 Wita bertempat di Ruang Kerja Kepala Sekolah SDI Lowolabo, Personil Polsek Paga Polres Sikka, melaksanakan kegiatan Pulbaket dan Koordinasi terhadap Kepala Sekolah SDI Lowolabo, Patrisiana Pada, terkait informasi dugaan ancaman dan atau dugaan aksi penculikan.

Dugaan aksi penculikan menimpa siswi sekolah SDI Lowolabo, inisial M Y U S bertempat di pintu gerbang sekolah SDI Lowolabo di Desa Lowolabo, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.

“Sekitar pukul 07.20 Wita,siswi SDI Lowolabo diantar ke sekolah oleh ayah kandungnya.Setiba di pintu gerbang sekolah usai menurunkan sang anak, ayahnya melanjutkan perjalanan ke Paga untuk membeli Ikan,” sebut Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, SIK melalui Kasi Humas Polres Sikka Ipda Leonardus Tunga, S.M, Selasa (4/11/2025).

Leo mengatakan, selang beberapa menit kemudian, datanglah dua orang mengendarai sepeda motor Metic X Trait warna hitam berhenti di depan pintu gerbang sekolah SDI Lowolabo dan bertanya ke siswi sekolah tersebut.

Pelaku menanyakan apakah anak tersebut mengetahui alamat rumah sambil menunjuk telepon genggam (handphone) ke siswi SDI Lowolabo tersebut.

Baca Juga :  KSOP Laurens Say Maumere Gelar Rapat Koordinasi Posko Angkutan Lebaran 2026

Leo menjelaskan, siswi SDI Lowolabo tersebut menjawab saya tidak talu kedua orang tersebut menarik bajunya dimana awalnya pelan kemudian kuat.

“Sesaat kemudian ibu kepala sekolah keluar dari dalam ruangan dan melihat ke arah pintu gerbang sekolah sehingga kedua orang tersebut kaget dan melanjutkan perjalananya ke arah Maumere,” jelasnya.

Leo mengatakan, atas kejadian tersebut timbul berbagai macam persepsi dari orang tua para siswa, masyarakat bahkan ada rasa keresahan di lingkungan masyarakat maupun ungkapan keresahan oleh masyarakat melalui media sosial Facebook.

Ia menambahkan, kepala sekolah menghimbau kepada para orang tua dari siswa-siswi agar tetap tenang dan jangan cemas dan orang tua wajib mengantar dan menjemput anaknya ke sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa dan pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan Polsek Paga.

Pihak sekolah juga sedang meminta persetujuan dari komite sekolah agar melakukan perekrutan tenaga satpam di sekolah.

Baca Juga :  Dampak Gempa Flores, Bupati Sikka Himbau Warga Menjauhi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

“Polsek Paga telah melakukan himbauan agar masyarakat melakukan aktifitas seperti biasa dan bagi orang tua dan sekolah untuk lebih tingkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap siswa-siswi,” ungkapnya.

Leo mengakui pihak Kepolisian Sektor Paga sedang melakukan penyeledikan guna membuat terang peristiwa ini dan mengetahui motif dari para pelaku melakukan aksinya.

Personil Polsek Paga juga telah melaksanakan giat pulbaket dan koordinasi terhadap Y K selaku ayah kandung dari siswi SDI Lowolabo dimana dirinya mengaku awalnya anaknya merasa trauma atas kejadian ini,tetapi selang beberapa jam kondisi anaknya kembali normal.

Ia mengatakan, orang tua siswi merasa cemas atas peristiwa ini. Tetapi dirinya belum bisa memastikan apakah kejadian ini benar adanya ataukah hanya membuat kegaduhan di lingkungan masyarakat.

“Orang tua korban minta pihak kepolisian Sektor Paga agar tolong usut tuntas kejadian Ini. Pihak Kepolisian Sektor Paga sedang melakukan penyeledikan guna membuat terang peristiwa ini dan mengetahui motif dari para pelaku kejadian ini,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm
Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:16 WITA

Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru

Opini

Membumikan Kepemimpinan Melalui Transportasi Publik

Senin, 2 Nov 2026 - 13:09 WITA