Dia mengatakan, atlet Shoto Kai Sikka mendapat 4 medali emas dan 3 perunggu dimana medali emas dari kelas kata perorangan, kata beregu putri dan komite perorangan putra.
Usai Popda Shoto Kai Sikka langsung melanjutkan ke Kejurda Open Turnamen Piala Ketua Umum Forki di Kupang tanggal 10 hingga 12 Oktober 2025 dan Shoto Kai Sikka meraih peringkat 4 besar.
“Kami tidak turun full tim dan hanya di kelas open turnamen dan festival saja serta mendapat 8 emas, 5 perak dan 5 perunggu di kelas open dan di kelas festival mendapat 12 emas dan 4 perak,” paparnya.
Arye menjelaskan, dari kegiatan ini terpilih 2 atlet Shoto Kai Sikka untuk berlaga di PON Bela Diri di Kudus Jawa Tengah tanggal 12 hingga 26 Oktober 2025 yang diikuti sebanyak 2.500 atlet dan 1.000 ofisial dari seluruh provinsi.
PON Bela Diri ini menggelar pertandingan pada sepuluh cabang olahraga, yaitu karate, tarung derajat, ju-jitsu, pencak silat, taekwondo, gulat, judo, sambo, wushu, dan shorinji kempo.
Dirinya memaparkan, Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) NTT mengirimkan 5 atlet yakni 2 atlet Shoto Kai Sikka serta masing-masing 1 atlet Shoto Kai dari Kabupaten Nagekeo, Kota Kupang serta 1 atlet dari perguruan Inkanas Kota Kupang.
“Dua atlet Sikka masuk peringkat 10 besar yakni Lorenso Daseto Rodriques meraih peringkat 5 besar dan Margareth Souchin Tiwa meraih peringkat 7 besar,” terangnya.
Arye mengatakan, bagi dirinya ini prestasi yang membanggakan sebab di PON Bela Diri Kudus diikuti oleh atlet-atlet besar dan sudah malang melintang di berbagai kejuaraan.
Ia mengakui jam terbang atlet-atlet yang bertanding di PON Bela Diri sangat tinggi sebab mereka hampir setiap minggu mengikuti kejuaraan secara terus menerus dan berlanjut serta mendapatkan dana dari pemerintah daerah bahkan dari pihak sponsor.
“Kami melakukan training center rutin seminggu sekali khusus untuk atlet-atlet sabuk coklat dan atlet-atlet berprestasi. Bila mendekati event maka training centernya dilakukan setiap hari,” terangnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










