Masyarakat Diminta Manfaatkan Fasilitas Kesehatan, Jangan Mempercayai Dukun - FloresPos Net

Masyarakat Diminta Manfaatkan Fasilitas Kesehatan, Jangan Mempercayai Dukun

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Masyarakat diminta untuk mempercayai diagnosa dan tindakan medis yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan atau tenaga medis baik di Puskesmas maupun rumah sakit.

Masyarakat diminta jangan terpengaruh oleh perkataan dari dukun apalagi hal tersebut berkaitan dengan medis sebab bila terlambat mendapatkan penanganan akan berakibat fatal.

“Hari ini ketika kita di sini gegap gempita untuk meresmikan Puskesmas Wualadu, di wilayah ini ada kasus kematian ibu hamil,” sebut Anggota DPRD Sikka Feliksius Segon, saat peresmian Puskesmas Wualadu, Doreng, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga :  Satu-Satunya di NTT Capaian PAD Manggarai Barat Melampaui Target, Gubernur Minta ASN Bergerak

Feliks menyampaikan, dirinya diberitahukan, ada seorang ibu hamil yang meninggal dunia akibat menolak tindakan medis yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Kata dia, tenaga kesehatan bersama pemerintah dan Babinsa sudah mengambil langkah yang tepat, melakukan pendekatan dan penjemputan sampai ke rumah, tetapi ditolak oleh keluarga pasien.

Bahkan suami dari pasien sendiri menolak agar pasien dibawa berobat ke fasilitas kesehatan dan mendapatkan pelayanan medis.

“Ini menjadi pelajaran. Bahwa ketika kita bangun fasilitas kesehatan, kita tempatkan tenaga kesehatan, kita dengar mereka, bukan kita punya aturan sendiri, buat diagnosa sendiri lagi,” pintanya.

Baca Juga :  Angkatan Perdana STIPER -FB Diwisuda 

Feliks mengaku sedih sebab hasil pemeriksaan USG oleh dokter ahli yang belajar bertahun-tahun tetapi dimentahkan oleh kita.

Malah dikatakan menurut mama dukun di urut juga baik dan mama dukun hanya rabah pakai tangan saja dia bisa tahu kondisi anak di dalam kandungannya baik-baik saja atau tidak.

“Kasihan masyarakat. Jangan kita jadi korban dulu baru mempersalahkan tenaga kesehatan. Jadi kita gunakan fasilitas kesehatan yang dibangun dan tenaga kesehatan yang ditempatkan di Puskemas,” harapnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP
Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf
Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan
Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja
Masih Banyak Pekerja di Sikka Mendapat Upah Tak Sesuai UMR
Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu
Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan
Berita ini 778 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:51 WITA

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WITA

Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:02 WITA

Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:17 WITA

Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA