Feliks menyampaikan, harusnya dengan dibangunnya fasilitas-fasilitas kesehatan yang bagus maka derajat kesehatan semakin baik, keselamatan ibu hamil dan anak harus semakin terjaga.
Tetapi yang terjadi kata dia, keluarga sendiri malah menolak tanda tangan untuk diambil tindakan medis sehingga menyebabkan ibu hamil harus meninggal dunia.
Ia mengatakan, apalah artinya pemerintah membangun fasilitas kesehatan tetapi masyarakat kita tetap tidak sadar sehingga semuanya itu tidak ada gunanya.
“Saya yakin ketika pemerintah mengintervensi dengan bangunan-bangunan menghadirkan tenaga kesehatan, menghadirkan obat dan fasilitas lainnya, kesadaran masyarakat harus semakin baik, derajat kesehatan masyarakat harus semakin hari semakin baik,” ungkapnya.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago juga mengharapkan agar dalam urusan kesehatan maka masyarakat harus mempercayakan tenaga kesehatan.
Juventus meminta masyarakat agar bila ada sakit pergi ke Puskesmas dan rumah sakit dan percayakan kepada tenaga medis atau tenaga kesehatan.
Ia menyebutkan, kalau ada kaki sakit, pinggang sakit datanglah berobat ke Puskesmas, jangan terlalu mempercayai penyakit tersebut karena diguna-guna.
“Jangan sampai karena tetangga tidak senang dengan kita lalu kita mulai berpikir jangan sampai saya diguna-guna,” ucapnya.
Juventus juga berharap tenaga kesehatan di Puskesmas juga harus memberikan pelayan terbaik dengan sapaan dan senyum.
Dirinya mengaku, mendapat banyak laporan dan melihat langsung keluhan terkait pelayanan kesehatan sehingga meminta Kadis Kesehatan agar bisa memperbaiki pelayanan dari tenaga kesehatan.
“Peningkatan pelayanan harus dilakukan. Meskipun kita mempunyai masalah pribadi tapi saat bekerja kita tetap bersikap professional,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










