Kabupaten Ngada Tuan Rumah Festival Gayain 2025 - FloresPos Net

Kabupaten Ngada Tuan Rumah Festival Gayain 2025

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 11:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngada, Raymundus Bena

Bupati Ngada, Raymundus Bena

BAJAWA, FLORESPOS.net-Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menetapkan Kabupaten Ngada jadi salah satu tuan rumah Festival Gerakan Kebudayaan Indonesia atau Gayain 2025 bersama dua kabupaten lain di Aceh dan Makassar.

Bupati Ngada, Raymundus Bena menyampaikan perihal Festival Gayain 2025 pada konferensi pers di ruang kerjanya, Rabu (24/9/2025).

Dalam konferensi pers dimaksud Bupati Raymundus Bena didampingi Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu serta Penjabat Sekda Ngada, Johanes C.Watu Ngebu sekaligus ketua panitia festival.

Bupati menjelaskan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Film ,Musik dan Seni memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Ngada di mana festival tersebut akan berlangsung sejak 27 September hingga 1 Oktober 2025 dan dipusatkan di Taman Kartini Bajawa.

Festival Gayain dilakukan guna menunjukkan identitas kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Ngada.

Kabupaten Ngada dengan tiga kekuatan budaya besar yakni Ngadhu Bhaga (Bajawa ),Soa Seroga (Soa) dan Riung Seriwu ( Riung ) di mana ketiga etnis tersebut mempunyai nilai-nilai budaya yang sangat kuat.

Baca Juga :  Nelayan Wuring Belum Kembali Melaut di Perairan Bola Sikka, Tim Sar Lakukan Pencarian

Kegiatan bertaraf nasional tersebut tidak dapat berjalan sendiri namun perlu melibatkan dinas teknis, camat, kepala desa dan masyarakat pecinta budaya serta seluruh masyarakat Kabupaten Ngada.

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu mengatakan, kebudayaan merupakan pola hidup yang menyeluruh dan kompleks yang tentunya ada banyak hal yang didapat dari kebudayaan itu sendiri seperti pengetahuan, kepercayaan, nilai adat istiadat, bahasa serta seni yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nghada, El Watungadha menjelaskan Kabupaten Ngada ditetapkan melalui tahapan dimana dilihat dari konsistensi kebijakan pembangunan pemerintah daerah untuk mendukung dan melestarikan budaya.

Kegiatan yang berlangsung selama seminggu meliputi kegiatan lomba seperti lomba videografi, lomba fotografi stand up comedy. Lomba ini sudah mulai berlangsung secara online sejak bulan Agustus 2025 yang lalu.

Baca Juga :  Kejari Bajawa Serahkan Dua Truk Bantuan Bencana Gempa Flores

Untuk lomba lainnya akan berlangsung adalah konten kreatif, karnaval dengan tema Bajawa Kota Bunga dan daur ulang sampah plastik, musik rakyat teater dan lomba band.

Sebelum kegiatan puncak pada tanggal 27 September 2025 ada beberapa kegiatan yang dilakukan seperti workshop seniman dan lokakarya tata kelola Festival.

Dalam pembukaan kegiatan festival Gayain 2025 yang merupakan kegiatan perdana akan diawali dengan karnaval yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat dengan rentang  usia 15 hingga 60 tahun.

Selain kegiatan yang dikelompokkan festival juga berlangsung dengan kegiatan edukasi menarik lainnya yakni dialog budaya yang digelar di Desa Beiwali, Kecamatan Bajawa serta ada juga kegiatan napak tilas jejak sejarah kota Bajawa dengan mengunjungi bangunan-bangunan bersejarah yang ada di kota Bajawa seperti RSPD Ngada, asrama polisi, Rumah jabatan Bupati Ngada, Gereja MBC Bajawa. *

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Berita ini 332 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA