Tuan Pesta Bisa Diproses Hukum Bila Terjadi Keributan Saat Pesta - FloresPos Net - Page 2

Tuan Pesta Bisa Diproses Hukum Bila Terjadi Keributan Saat Pesta

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ia memaparkan, sejak terjadinya kasus pembunuhan pesta diselenggarakan pada siang hari dan selesai menjelang sore hari.

Dirinya pun membacakan surat penegasan dari Desa Pemana terkait penyelenggaran pesta dan mengatakan hal ini bisa menjadi salah satu masukan buat warga di Kota Maumere ini.

“Mudah-mudahan di Maumere juga bisa mencontohkan apa yang ada di Desa Pemana tersebut termasuk dengan larangan tidak boleh ada minuman keras di Pemana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Sikka Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 850 Kilogram di Masjid Baiturrahman Nangahure Bukit

Djafar menegaskan, kalau ada kejadian pembunuhan di lokasi pesta dirinya pasti akan melakukan pemeriksaan kepada penyelanggara pesta.

Apabila ada pelanggaran terhadap apa yang disampaikan saat mengurus ijin maka pihaknya akan proses hukum dan melihat siapa yang bertanggungjawab atas pesta yang dilaksanakan dan terjadi keributan.

Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Leonardus Tunga menambahkan, memang benar banyak yang menyelenggarakan pesta namun tidak mengurus ijin keramaian di Satintelkan Polres Sikka.

Baca Juga :  HUT ke-61, DPD II Golkar Sikka Gelar Lomba Cerdas Cermat Empat Konsensus Kebangsaan

Leo sapaannya menyebutkan, Polres Sikka sudah sering turun melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai adanya ijin keramaian dan penyelenggara keramaian termasuk pesta wajib mengurusnya.

“Dalam surat ijin yang dikeluarkan waktu pestanya sampai jam 12 malam namun faktanya pesta melebihi jam yang ditentukan.Kita masih berupaya memberikan pemahaman hukum dan penyelenggara pesta juga harus tahu tanggungjawabnya,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Empat Jabatan Lowong, Pemkab Manggarai Timur Gelar Seleksi Terbuka
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:10 WITA

Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa

Berita Terbaru