Kemasan Produk, Ijin dan Informasi Produk Penting Diketahui Pelaku UMKM - FloresPos Net - Page 2

Kemasan Produk, Ijin dan Informasi Produk Penting Diketahui Pelaku UMKM

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sherly menambahkan, kualitas produk dari UMKM di Sikka umumnya banyak yang bagus dan mempergunakan bahan lokal seperti abon,keripik, kelor, jahe instan untuk oleh-oleh dan produk makanan lokal, makanan khas yang bagus sekali.

Ia menyebutkan, yang kita lihat saat acara car free night banyak sekali produk bakar-bakaran dan makanan lainnya tapi selama ini yang kita lihat mereka mempergunakan kemasan yang tidak ramah lingkungan.

“Kita memberikan pelatihan agar mereka menggunakan kemasan dari bahan ramah lingkungan,” ucapnya.

Sherly Irawati Soesilo

Sherly menegaskan, terkait perijinan sangat penting sebab untuk masuk di market seperti grab food, swalayan dan minimarket kita memerlukan ijin baik dari Dinas Kesehatan berupa Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

Baca Juga :  Tiba di Labuan Bajo, Kapolri Langsung Tinjau Kesiapan AMMTC

Selain itu tambahnya ada ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikat halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pihaknya mengajarkan, membuat label kemasan yang baik ada penjelasan mengenai komposisi, jenis makannya, merek, tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa.

“Ada keterangan atau informasi mengenai produknya yang ditulis di bagian luar kemasannya,” pesannya.

Baca Juga :  Gubernur Jawa Barat Pulangkan 12 Pekerja Eltras di Truk F, Proses Hukum Tetap Berlanjut

Fatma Sulastri peserta pelatihan asal Desa Pemana mengatakan apa yang selama ini tidak mereka ketahui mengenai kemasan produk akhirnya bisa diketahui.

Fatma mengaku setiap hari dirinya berjualan kue dan kemasannya saat ini menggunakan plastik sehingga dengan pelatihan ini dirinya bisa membuat kemasan yang lebih menarik lagi.

Menurutnya, dari ilmu yang didapatkan bisa diajarkan kepada ibu-ibu di desanya dan mengajak mereka untuk lebih semangat lagi dan mempromosikan makanan ciri khas dari Pemana.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah
SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:21 WITA

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Berita Terbaru