Kemasan Produk, Ijin dan Informasi Produk Penting Diketahui Pelaku UMKM - FloresPos Net

Kemasan Produk, Ijin dan Informasi Produk Penting Diketahui Pelaku UMKM

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Sikka menggelar pelatihan bagi pelaku usaha kuliner khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah terkait kemasan produk.

Dalam pelatihan ini juga disampaikan mengenai pentingnya pengurusan berbagai ijin untuk dicantumkan di kemasan termasuk juga informasi detail tentang produk yang dijual.

“Kami melatih tentang kemasan produk UMKM seperti makanan lokal, makanan oleh-oleh dan makanan siap saji dari bahan-bahan yang ramah lingkungan,” sebut Sherly Irawati Soesilo selaku instruktur pelatihan pengemasan produk kuliner lokal, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga :  BPOLBF Harap Festival Kopi Lembah Colol Angkat Berbagai Potensi Wisata Matim

Sherly selaku Ketua Asosiasi Pelaku UMKM dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Sikka (Akusikka) dalam pelatihan ini dirinya memperkenalkan kemasan menggunakan kertas.

Ia menyebutkan, kemasan penting karena terlihat pertama kali saat kita membeli makanan dan kemasan itu mendeskripsikan apa yang kita jual,kemasan adalah jendela dari produk yang kita jual.

Kemasan Produk, Ijin dan Informasi Produk Penting Diketahui Pelaku UMKM

“Pelaku UMKM di Sikka bukannya kurang memperhatikan, tapi dari segi kreatifitas dan dari segi kemasan di Maumere masih kurang.Banyak gunakan kemasan plastik,” terangnya.

Baca Juga :  Manfaat Tepung Jagung, Teman Diet Bebas Gluten

Untuk itu kata Sherly, pihaknya mengajarkan kemasan sederhana untuk dipergunakan sehari-hari dengan harga ekonomis dan terjangkau tetapi cantik dan ramah lingkungan.

Ia mencontohkan seperti kemasan untuk sate, bakar-bakaran, nasi bungkus serta pengganti piring dan sendok serta mangkuk menggunakan bahan kertas nasi.

Ia berharap para pelaku usaha UMKM lebih kreatif lagi dan bisa belajar mengenai ragam dari kemasan itu sendiri.

“Kalau produknya seperti ini maka cocoknya menggunakan kemasannya seperti apa dan tetap kemasan itu ramah lingkungan dan beraneka variasi,” ucapnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru