Dinas Pertanian Ende Tampilkan Komoditas Lokal Saat Pawai Pembangunan, Ini Pesannya - FloresPos Net

Dinas Pertanian Ende Tampilkan Komoditas Lokal Saat Pawai Pembangunan, Ini Pesannya

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Ende, Provinsi NTT menggelar pawai pembangunan dalam nuansa memeriahkan HUT RI ke -80.

Pawai pembangunan diikuti oleh instansi pemerintah, BUMN, BUMD dan instansi swasta di Kabupaten Ende, Rabu (29/8/2025) sore.

Seperti yang disaksikan sejumlah kendaraan roda enam dan roda empat milik instansi pemerintah dan swasta didandan sesuai dengan karateristik dan tugas pelayanan dari masing – masing instansi.

Dari puluhan kendaraan yang mengikuti pawai tersebut, kendaraan milik Dinas Pertanian dan Peternakan Ende terlihat lebih mencolok.

Instansi pemerintah yang berurusan bidang pertanian dan peternakan itu mendandan atau merias mobil dengan berbagai tanaman komoditas pertanian  unggulan di Ende.

Baca Juga :  Wamenpar Ajak Insan Pariwisata Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Mobil itu didandan dengan berbagai tanaman seperti padi, jagung, kelapa, ubi, sayur- sayuran, coklat dan jagung serta hasil panen lainnya.

Selain itu mobil itu dihiasi dengan kandang yang berisi ayam serta telur ayam.

Dinas Pertanian dan Peternakan Ende juga membagikan telur rebus kepada peserta pawai sebagai wujud ajakan untuk berternak ayam.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Ende, Gadir Dean kepada Florespos.net, di sela-sela pawai pembangunan mengatakan pihaknya mendandan atau merias mobil seperti ini untuk mengajak masyarakat melakukan gerakan  menanam dan mencintai komoditas lokal.

“Pesannya Dinas Pertanian ingin mengajak masyarakat untuk mendukung program presiden dan program Ende baru untuk swasembada pangan,” katanya.

Baca Juga :  Kader Keswa di Sikka Ikuti Pelatihan Dasar Kesehatan Jiwa

Selain itu, kata Gadir, dalam rangka mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) masyarakat  harus menanam dan berternak untuk menyiapkan bahan  baku.

“Kita harus bahu membahu mendukung program ini dengan tanam, tanam dan tanam serta berternak,” katanya.

Berdasarkan laporan dari panitia, instansi yang mengikuti pawai ini sebanyak 50 lebih instansi dengan jumlah kendaraan yang mencapai ratusan.

Pawai pembangunan tingkat Kabupaten Ende berlangsung pada Rabu (20/8/2025) mengambil titik star di Stadion Marilonga Ende melewati beberapa jalan protokol dalam Kota Ende.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

House of Indonesiana Ruang Kreatif Strategis Bagi Kaum Muda Hadir di Sikka
Ngada Terima Bantuan 6 Unit Alsintan Pra Panen dari Kementan RI
Bupati Sikka Apresiasi Upaya Pelestarian Tenun Ikat oleh Balai Pelestarian Kebudayaan NTT
Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah
SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:54 WITA

House of Indonesiana Ruang Kreatif Strategis Bagi Kaum Muda Hadir di Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:31 WITA

Ngada Terima Bantuan 6 Unit Alsintan Pra Panen dari Kementan RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Upaya Pelestarian Tenun Ikat oleh Balai Pelestarian Kebudayaan NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:21 WITA

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Terima Bantuan 6 Unit Alsintan Pra Panen dari Kementan RI

Rabu, 10 Jun 2026 - 19:31 WITA