DPP Paroki Santo Yosef Onekore Ajak Umat Peduli ODGJ - FloresPos Net

DPP Paroki Santo Yosef Onekore Ajak Umat Peduli  ODGJ

- Jurnalis

Sabtu, 9 September 2023 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Yosef Onekore menggelar seminar sehari dengan tema, “mengubah stigma dan diskriminasi sosial terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)”.

Seminar yang menghadirkan kurang lebih 200 orang tersebut berlangsung di aula Marinus Krol Onekore.

Hadir sebagai pembicara utama dalam seminar sehari ini, Ketua Kelompok Kasih Insanis, Pater Avent Saur, SVD.

Ketua panitia seminar sehari, Herlina Timugale dalam laporannya menyebutkan, stigma terhadap ODGJ menjadi penyakit sosial parah yang mendiskreditkan sesama ciptaan Tuhan dalam kehidupan sosial.

Paroki Santo Yosef Onekore melalui rumpun pemberdayaan mayarakat bidang keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan terpanggil untuk mengubah diskriminasi dan stigma terhadap ODGJ.

“Seminar ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada umat dalam semua kelompok umur mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa tentang ODGJ. Bahwa mereka adalah sesama yang sedang sakit dan membutuhkan pengobatan sama seperti  penderita sakit pada umumnya. Seminar ini diharapkan mampu mengubah pola pikir dan pemahaman umat atau masyarakat pada umumnya tentang ODGJ,” kata Herlina.

Baca Juga :  Penertiban Lapak di Jalan Nangka, dari Pembongkaran Mandiri Hingga Apa Urgensinya?

Ketua rumpun pemberdayaan masyarakat  DPP Paroki Santo Yosef Onekore, Yoseph Woge mengatakan, seminar yang menghadirkan Pater Avent Saur, SVD yang telah mendedikasikan hidupnya bagi ODGJ akan mampu mengubah pandangan umat tentang ODGJ.

Seminar ini dihadiri utusan kurang leih 200 orang dari berbagai kalangan. Peserta seminar terdiri dari utusan lingkungan, KUB, siswa sekolah dasar hingga mahasiswa, OMK, guru, Bhabinkmtibmas, dan umat katolik  umumnya.

Peserta Seminar ODGJ,Paroki Santo Yosef Onekore, Sabtu (9/9/2023).

Yoseph Woge mengatakan,  dalam berbagai keprihatinannya, DPP Paroki Onekore terpanggil untuk menolong dan membantu umat yang mengalami gangguan jiwa.

Kata dia, dalam undang-undang nomor 8 tahun 2016 sesungguhnya OGDJ masuk dalam kelompok disabilitas mental. Mereka butuh pertolongan dan pengobatan medis seperti warga masyarakat yang menderita sakit pada umumnya.

“Selama ini ada stigma atau pandangan yang salah di tengah masyarakat. Kita selalu menilai sesama yang ODGJ ini sebagai sampah masyarakat. Bahkan ada keluarga atau sesama saudara yang merasa malu jika memiliki anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa. Stigma atau pandangan ini mesti kita ubah ke arah yang benar sehingga sesama saudara ini memperoleh perlakuan yang sama dengan warga masyarakat pada umumnya,” kata Yosef Woge.

Baca Juga :  Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit

Senada dengan Yosef Woge, Pastor Paroki Onekore, Pater Pian Lado, SVD mengatakan, seminar ini diselenggarakan atas kesadaran bersama tentang upaya untuk menyelamatkan sesama umat yang menjadi ODGJ.

Kata Pater Pian, melalui kegiatan ini umat diajak untuk menyamakan persepsi  bagaimana melayani ODGJ di Paroki Onekore.

Seluruh umat diharapkan memiliki pandangan dan pengetahuan yang cukup tentang bagaimana menghadapi dan melayani orang dengan gangguan jiwa.

Seminar yang dipandu moderator, Sil Meta  ini mendapatkan atensi yang luar biasa dari para peserta. Peserta yang hadir sejak pukul 08.00 wita ini tak beranjak dari tempat duduknya hingga pukul 15.30 Wita.

Antusiasme peserta juga terlihat pada sesi dialog. Begitu banyak pertanyaan yang  diajukan peserta seminar.

Bahkan diakhir seminar, peserta mengusulkan agar seminar ini menghasilkan rekomendasi bagi berbagai pihak untuk bisa membantu sesama yang mengalami gangguan jiwa di Kabupaten Ende.*

Penulis: Anton Harus/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA