Ahmad Yohan Ajak Warga Pilih Melky-Johni untuk Bangun NTT - FloresPos Net

Ahmad Yohan Ajak Warga Pilih Melky-Johni untuk Bangun NTT

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Yohan Ajak Warga Pilih Melky-Johni untuk Bangun NTT

Ahmad Yohan Ajak Warga Pilih Melky-Johni untuk Bangun NTT

ENDE, FLORESPOS.net-Pasangan Bacalon Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma atau paket Melky-Johni melaksanakan deklarasi di Ende tepatnya di lapangan Pancasila, Jumat (20/9/2024) sore.

Acara deklarasi pasangan ini dihadiri ribuan pendukung baik dari para politisi  sebelas partai pengusung, relawan dan simpatisan yang datang dari Kabupaten Ngada, Nagekeo, Sikka, Flores Timur dan Ende.

Deklarasi Paket Melky-Johny dihibur Golgota Voice, NTT Voice, Ivan Nestorman, Silet Open Up dan Teo Sila.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Yohan yang akrab disapa Ayo diberikan kesempatan berorasi. Anggota DPR RI dari PAN ini mengajak masyarakat NTT memilih Melky -Johni untuk bangun NTT.

Baca Juga :  Gaji Belum Dibayar, Guru PPPK Datangi DPRD Ende

Dikatakannya realitas saat ini Provinsi NTT masuk dalam kategori salah satu provinsi termiskin dan terbelakang di Indonesia padahal daerah ini  memiliki banyak potensi dan banyak orang pintar.

Melky yang sudah nyaman di senayan harus pulang kampung karena mau membawa NTT keluar dari berbagai persoalan baik di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Begitupun Johni Asadoma yang sudah pensiun dari polisi tapi masih ingin kembali memberikan dirinya untuk mengabdi karena berbagai persoalan tersebut.

Ahmad Yohan mengatakan di bidang pendidikan provinsi NTT masih terburuk di Indonesia. Sementara di bidang kesehatan angka stunting di NTT masih diatas 17%.

Baca Juga :  Pesan Penting Uskup Ruteng Mgr. Sipri Hormat Soal Festival Golo Curu Maria Ratu Rosario

Provinsi NTT juga masih masuk dalam empat provinsi yang tingkat korupsi tertinggi di Indonesia.

Kata Ayo, dari berbagai persoalan yang ada di NTT tersebut Melky- Johni adalah pasangan yang ideal yang bisa membangun NTT dan membawa provinsi ini keluar dari predikat terbelakang.

Melky-Johni adalah paket yang memiliki jaringan dan komunikasi baik dengan Pusat kekuasaan maka diyakini akan membawa uang dan program untuk bangun NTT.

“Paket ini paket ideal yang dekat dengan pusat kekuasaan di Jakarta. Maka mari kita berikan lahir bathin kita untuk mereka dan bersama membangun NTT,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan
Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende
Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training
Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan
DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:40 WITA

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WITA

Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:15 WITA

DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Membaca Kisah Candi Audia

Minggu, 28 Jun 2026 - 07:43 WITA

Opini

Menimbang Etika Politik Pilkades

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:16 WITA