MBAY, FLORESPOS.net-Warga Desa Langedhawe, Kecamatan Aesesa Selatan, khususnya di Kampung Malawona, mengeluhkan buruknya kondisi jalan menuju kampung yang belum diperbaiki.
Selain itu, warga juga mengeluhkan jeleknya jaringan internet dan sinyal telepon yang menyulitkan warga untuk berkomunikasi dengan telepon seluler..
Kondisi ini sangat dirasakan dampaknya oleh warga, terutama karena adanya dua sekolah di Kampung Malawona yang sangat membutuhkan jaringan stabil untuk mendukung proses belajar mengajar.
Demikian hal itu disampaikan kepala Desa Langedhawe, Siprianus Mesi saat kunjungan kerja Bupati Simplisius Donatus dan Wakil Bupati Gonzalo Muga Sada, dan Wakil Ketua DPRD Nagekeo, Yan Siga Selasa (12/8/2025).
Dia mengatakan, sudah belasan tahun warga belum menikmati jalan yang bagus seperti desa-desa lain. Jalan menuju Kampung Malawona belum diperbaiki, menyebabkan kesulitan akses bagi warga dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain jalan, kata Siprianus, warga Malawoma juga sulit mengakses jaringan Internet dan telepon.
“Jaringan internet dan sinyal telepon di Kampung Malawona masih kurang stabil, sehingga warga kesulitan mengakses informasi dan berkomunikasi dengan lancar,” katanya.
Minimnya jaringan internet dan telepon tegas Siprianus menghambat siswa dan guru dalam mengakses informasi dan sumber belajar online.
Kondisi ini juga dapat menyebabkan kesulitan dalam proses pembelajaran, terutama dalam penggunaan teknologi digital yang semakin penting dalam pendidikan modern.
Warga Malawona berharap pemerintah Kabupaten Nagekeo dapat memperhatikan kondisi infrastruktur di kampung mereka.
Perbaikan jalan dan peningkatan jaringan internet serta sinyal telepon sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dan mendukung proses pendidikan di sekolah-sekolah.
Dengan demikian, kata Siprianus warga Malawona dapat merasakan manfaat dari pembangunan infrastruktur yang memadai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Anton Harus










