LARANTUKA, FLORESPOS.net-Lembaga pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI Larantuka, di Balela, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, tahun ini (2025) merayakan pesta emas atau usia ke-50 tahun.
Sejumlah kegiatan menyongsong pesta emas sudah dan sedang dilaksanakan lembaga pendidikan yang berdiri pada tahun 1975 tersebut.
“Kami sudah mulai buka seluruh rangkaian kegiatan pada 26 Juli lalu dengan jalan santai dan berlangsung terus sampai puncak acara misa syukuran pada 30 September 2025,” kata Kepala SMA PGRI Larantuka, Arnoldus Arkian Langoday kepada Florespos.net, Senin (11/8/2025).
Arnoldus Langoday mengatakan, selain jalan santai, panitia yang telah dibentuk juga menggelar perlombaan vokal grup tingkat SMP, bazar, bakti sosial di Pasar Inpres Larantuka, donor darah, pertandingan futsal dan temu alumni.
“Khusus temu alumni berlangsung pada 29 September 2025 dan puncaknya perayaan ekaristi syukur di lembaga pendidikan SMA PGRI Larantuka pada 30 September 2025,” katanya.
Arnoldus Langoday menjelaskan pesta emas tersebut dilaksanakan sebagai bentuk syukur sekaligus momen perjumpaan penuh makna bagi peserta didik, guru/pegawai, para orang tua dan para alumni SMA PGRI Larantuka.
“Perayaan Syukur Pesta Emas ini dilaksanakan setidaknya untuk melihat kembali masa lalu, hari ini dan kedepan bagi lembaga pendidikan SMA PGRI Larantuka,” katanya.
“Momen syukur dan terima kasih kepada para pendiri, penjasa dan semua pihak atas kehadiran dan keberadaan lembaga pendidikan ini,” kata Arnoldus Langoday.
Arnoldus Langoday mengharapkan semua pihak terutama para guru/pegawai, orang tua peserta didik dan para alumni untuk terlibat baik langsung maupun tidak langsung terhadap lembaga pendidikan SMA PGRI Larantuka.
“Kita ajak alumni, orang tua dan semua pihak untuk bersama-sama merayakan momen 50 tahun SMA PGRI Larantuka. Momen temu alumni menjadi titik sentral bagaimana alumni berpikir dan berbuat untuk sekolah ini kedepan. Karena itu, temu alumni atau dengar kata alumni sangat penting,” katanya.
Lembaga pendidikan SMA PGRI Larantuka berdiri pada bulan Juni 1975 dan tahun ini genap berusia 50 tahun. Saat-saat awal berdiri hingga tahun 1990-an, SMA PGRI Larantuka menjadi salah satu sekolah menengah atas yang berkontribusi dalam mencetak peserta didik yang berkualitas.
Namun dalam perjalanan waktu dan perkembangan, lembaga pendidikan ini mengalami penurun jumlah peserta didik seiring dengan begitu banyaknya sekolah menengah atas yang beroperasi di Kabupaten Flores Timur.
Saat ini, jumlah peserta didik yang mengeyam pendidikan di SMA PGRI Larantuka berjumlah 102 orang, jumlah guru 21 orang didalamnya 7 guru PNS dan pegawai 5 orang. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










