Generasi Alpha Flores Harus Bersinar: Seruan Kebangsaan Menjelang Indonesia Emas 2045 - FloresPos Net

Generasi Alpha Flores Harus Bersinar: Seruan Kebangsaan Menjelang Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 14:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Dr. Vivick Tjangkung

HARI Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sudah di ambang mata. Semakin dekat kita melangkah ke tahun-tahun strategis menuju Indonesia Emas 2045—saat negara ini genap berusia satu abad—semakin mendesak pula pertanyaan ini kita jawab bersama: Apakah generasi penerus bangsa sudah benar-benar siap untuk memikul tanggung jawab masa depan?

Pertanyaan ini tidak bisa dijawab hanya dengan slogan dan selebrasi. Jawaban sejatinya harus tercermin dalam upaya kolektif dan konkret dari seluruh stakeholder — pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, media lokal, komunitas pemuda, orangtua, dan tentu saja aparat penegak hukum — untuk menyelamatkan generasi yang paling muda di antara kita: Generasi Alpha.

Generasi Alpha adalah anak-anak yang lahir sejak tahun 2010 dan akan tumbuh dewasa di tengah gelombang kemajuan teknologi, kecanggihan digital, dan sayangnya, ancaman narkoba yang semakin merajalela — bahkan hingga ke desa-desa terpencil di NTT dan Flores.

Baca Juga :  Mengawal Demokrasi (Sebuah Catatan Reflektif)

Narkoba di Bumi Flobamora: Ancaman Nyata, Bukan Sekadar Isu

Sebagai putri asal NTT yang kini menjalankan amanah sebagai Kepala BNN Kota Tangerang, saya menyampaikan ini bukan sekadar dari perspektif institusional, melainkan dari lubuk hati terdalam sebagai anak bangsa yang mencintai Flores dan seluruh kawasan Flobamora.

Laporan demi laporan, operasi demi operasi menunjukkan kenyataan pahit: peredaran narkoba kini sudah menyusup hingga ke daerah-daerah yang dulu dianggap aman.

Tak sedikit generasi muda di Flores yang kini terjebak dalam lingkaran gelap penyalahgunaan narkotika. Ironisnya, banyak dari mereka adalah generasi Y dan Z — generasi yang semestinya kini menjadi garda depan pembangunan daerah.

Jika generasi X, Y, dan Z sudah banyak yang terpapar, maka jangan biarkan hal yang sama terjadi pada Generasi Alpha. Mereka harus kita jaga, kita lindungi, kita bekali. Bukan hanya dengan ilmu dan teknologi, tetapi juga dengan karakter, ketangguhan moral, dan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Baca Juga :  Reklamasi Peran Guru Dalam ‘Toing, Titong, Tatong’ Bagi Generazi Z

Mengapa Flores dan NTT? Karena tanah ini tak hanya kaya akan budaya, iman, dan ketangguhan leluhur, tetapi juga kini tengah berada di titik rawan.

Dalam diam, narkoba mulai menyusup ke pelosok desa, ke generasi muda yang tak lagi sekuat pagar moral tempo dulu. Jika kita gagal melindungi Flores hari ini, kita kehilangan benteng timur Indonesia esok hari.

Dan jika NTT terabaikan dalam misi penyelamatan generasi, maka janji Indonesia Emas 2045 hanyalah ilusi untuk kawasan timur yang sesungguhnya penuh potensi.

Berita Terkait

Bersyukur di Tengah Bencana: Menemukan ‘Rumah Sejati’ dan Pengharapan Pasca Gempa Flores
Transportasi Publik sebagai Jaring Pengaman Ekonomi Kawasan Selatan Subosukawonosraten
Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar
Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem
Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores
Gempa dan Gempar: Dari Guncangan Alam Menuju Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat Flores
Catatan Kemanusiaan Pascagempa Flores 2026: Tenda Pengungsian Bukan Tempat Aman bagi Perempuan dan Anak
Peran Strategis Inpres Jalan Daerah untuk Pemerataan Ekonomi dan Kawasan 3TP
Berita ini 286 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:35 WITA

Bersyukur di Tengah Bencana: Menemukan ‘Rumah Sejati’ dan Pengharapan Pasca Gempa Flores

Minggu, 13 September 2026 - 17:01 WITA

Transportasi Publik sebagai Jaring Pengaman Ekonomi Kawasan Selatan Subosukawonosraten

Sabtu, 12 September 2026 - 12:58 WITA

Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar

Jumat, 11 September 2026 - 16:23 WITA

Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem

Kamis, 10 September 2026 - 19:11 WITA

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Berita Terbaru