BAJAWA, FLORESPOS.net-Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Dwi Marhen Yono, S.STP., MSI, memberikan apresiasi dan pujian pada penyelenggaraan Wolobobo Ngada Festival (WNF) 2025.
“Wolobobo Ngada Festival telah mengalahkan 3.600 event se-Indonesia yang terpilih dan masuk dalam Kharisma Event Nusantara oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” kata dia dalam sambutan pada pembukaan WNF 2025, Kamis (7/8/2025) di Kompleks Art Center Bajawa.
Dwi Marhen yang juga Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo menjelaskan, pada akhir tahun 2024, Indonesia menerima 14 juta wisatawan dan Bali merupakan tempat yang masih paling banyak dikunjungi yaitu di angka 5 juta wisatawan.
Dari 14 juta wisatawan asing tersebut menghasilkan Rp 260 triliun devisa untuk Indonesia.
Dalam perjalanan menuju Bajawa, Kabupaten Ngada, ia juga bertemu dengan begitu banyak wisatawan asing yang datang seperti yang dia saksikan ketika berada di Wolobobo maupun Kampung Megalitik Bena.
Dari 14 juta wisatawan asing yang datang ke Indonesia pihaknya telah melakukan survei di mana ada lima alasan wisatawan asing bertahan dan berlama-lama di Indonesia.
Lima alasan tersebut, yang pertama adalah kultur atau budaya dan hal tersebut terjadi di Kabupaten Ngada. Kedua, Kuliner dimana setiap daerah memiliki kuliner yang berbeda,
Ketiga adalah event dimana setiap tahun ada kegiatan yang rutin. Keempat adalah promosi dan kelima alam yang indah.
Kata Dwi Marhen, Wolobobo Ngada Festival 2025 yang masih sejak awal mengambil tema Kopi, Bambu dan Tenun menunjukkan keunggulan Kabupaten Ngada.
”Kopi Bajawa yang sudah sangat dikenal menjadi ikon untuk terus dipertahankan karena menjadi kopi terbaik di Eropa dan sangat diminati.”
Dwi Marhen juga menyinggung pula tentang penataan kampung. Seperti yang disaksikan di Kampung Bena di mana masyarakat masih ada yang menjemur pakaian di luar rumah adat.
Selain itu, juga banyak sampah plastik berserakan yang tentunya menjadi tantangan dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Ngada.
“Hal ini penting untuk diatur secara baik agar Kabupaten Ngada menjadi destinasi wisata kelas dunia,” katanya.
Pembukaan Wolobobo Ngada Festival 2025 ditandai dengan pemukulan gong oleh Dwi Marhen Yono,S.STP., M.Si, dan Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu didampingi Pejabat Sekda Ngada Johanes C.Watu Ngebu serta unsur Forkopimda. *
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










