Studi Status Gizi Indonesia: Masih Tinggi Stunting Manggarai Barat - FloresPos Net

Studi Status Gizi Indonesia: Masih Tinggi Stunting Manggarai Barat

- Jurnalis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 08:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), stunting di Manggarai Barat (Mabar) NTT 3 tahun terakhir masih tinggi. Tahun 2021 sebesar 38,5 %, pada 2022 yaitu 38,9 %, di  2023 adalah 36,2%, dan tahun 2024 yakni 31,1% atau turun 5,1% dari 2023.

Pada sisi lain kasus stunting di Mabar, hasil pengukuran dan penimbangan 3 tahun terakhir secara e-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat), prevalensi stunting mengalami fluktuasi penurunan.

Penurunan dimaksud yakni tahun 2022 sebesar 15,9%, tahun 2023 adalah 8,2% dan tahun 2024 sebesar 11,8%. Sedangkan tahun 2025, prevalensi stunting Januari 12,5%, Februari 11,6%,  Maret 11,2%, April 11,3%, Mei 11,3%, dan Juni 11,5%.

Demikian Kepala Dinas Kesehatan Mabar, Adrianus Ojo menanggapi media ini di Labuan Bajo belum lama berselang.

Kata dia, Terdapat perbedaan di antara keduanya terjadi karena populasi pada e-PPGBM adalah balita dengan sampel balita yang ditimbang atau yang diukur sedangkan populasi pada SSGI adalah rumah tangga balita dengan sampel rumah tangga balita yang terpilih dengan metode statistik.

Baca Juga :  Realisasi RKPD Kabupaten Sikka Tahun 2025 Sebesar 93 Persen

Memperhatikan data ini, maka perlu untuk terus melakukan optimalisasi pencapaian intervensi yang dilakukan baik intervensi spesifik maupun intervensi sensitif.

Selain itu tentu sangat perlu untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program/kegiatan yang dilakukan, penguatan intervensi berbasis keluarga, optimalisasi kolaborasi lintas sektor dan perbaikan kualitas intervensi.

Dengan demikian niscaya prevalensi stunting Manggarai Barat turun 1 digit. Stunting merupakan salah satu Program Prioritas Nasional” yang selalu menjadi perhatian serius Pemerintah setiap tahun.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang demikian banyak untuk menekan angka stunting, demikian juga halnya dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Baca Juga :  Flores United FC Versus Tiara Nusa Laga Pembuktian Tim Debutan, Agor: Kami Bukan Tim Penghibur

Masalah stunting tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup individu, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan generasi bangsa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersama-sama berkolaborasi dan menemukan solusi yang tepat dalam upaya mencegah dan mengatasi stunting.

Pencegahan dan Penurunan Stunting tentu saja bukan hanya kerja atau tugas Pemerintah baik Pusat maupun Daerah tetapi semua sektor untuk mendukung upaya intervensi Percepatan Penurunan Stunting; harapannya semua sektor berperan dan terlibat aktif dalam upaya pencegahan stunting sesuai peran dan fungsinya masing-masing, lanjut Kadis Ojo.

Bupati Manggarai Barat dalam pelbagai kesempatan menegaskan kepada seluruh OPD, Para Camat, Para Kepala Desa/Lurah dan seluruh Kepala Puskesmas untuk terus bekerja kolaborasi, bekerja sama dan sama-sama bekerja melibat semua stakeholder agar prevalensi stunting turun hingga satu digit. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka
Terapkan Tabela, Manggarai Barat Butuh Seribu Lebih Ton Benih Padi Berlabel
Kisah Raja Amanuban Usi Don Louis Nope Melawan Pendudukan Belanda
Dari Halaman Asrama Menuju Lapangan Kehormatan
Kalahkan CBN, Putri Carmel Tantang Q One Club di Final Soekarno Cup
Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:06 WITA

Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:45 WITA

Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Terapkan Tabela, Manggarai Barat Butuh Seribu Lebih Ton Benih Padi Berlabel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:06 WITA

Kisah Raja Amanuban Usi Don Louis Nope Melawan Pendudukan Belanda

Berita Terbaru