Dia mengaku hendak melakukan perjalanan ke Makasar untuk mendaftar kuliah di kampus yang ada di sana apalagi perjalanannya hanya butuh sehari saja dari Maumere ke Makasar menggunakan kapal.
Untuk diketahui, KM Lambelu merupakan kapal penumpang tipe 2000 yang dapat menampung total penumpang sebanyak 2003 orang dan total Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 157 orang, sehingga totalnya sebanyak 2160 orang.
Secara reguler, rute Kapal Lambelu yakni Makassar – Pare-Pare – Balikpapan – Tarakan – Nunukan – Pantoloan – Balikpapan – Pare-Pare – Makassar – Bau-Bau – Maumere – Larantuka – Bau-Bau – Makassar – Pare-Pare – Balikpapan – Pantoloan – Tarakan -Nunukan – Balikpapan – Pare-Pare – Makassar.
KM. Tidar memiliki kapasitas penumpang 2.000 orang. Trayek KM Tidar tahun 2025 mengalami perubahan yakni Kijang – Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Baubau – Maumere – Larantuka – Lewoleba – Kupang – Lewoleba – Larantuka – Maumere – Baubau – Makassar – Surabaya – Tanjung Priok – Kijang.
KM Bukit Siguntang adalah kapal penumpang milik PT Pelni yang dibuat di Jerman pada tahun 1996. Kapal ini memiliki kapasitas 2003 penumpang, dengan panjang 146 meter dan lebar 23 meter.
Rute yang dilayani meliputi Makassar, Parepare, Balikpapan, Tarakan, Nunukan, Maumere, Lewoleba, dan Kupang.
KM Sirimau adalah kapal penumpang yang dioperasikan oleh PT Pelni dan melayani rute pelayaran di wilayah timur Indonesia. Kapal ini memiliki kapasitas angkut hingga 1000 penumpang.
Beberapa fasilitas lainnya seperti bed untuk pasien dan tenaga medis. KM Sirimau juga memiliki spesifikasi teknis dengan ukuran panjang 99,80 meter dan lebar 18 meter.
KM. Sirimau melayani rute pelabuhan Sorong – Ambon- Wanci -BauBau- Maumere- Lewoleba – Kupang – Kalabahi – Saumlaki – Tual – Dobo – Timika-Agats- Merauke -Agats – Timika – Dobo – Tual – Saumlaki- Kalabahi – Kota Kupang – Lewoleba – Maumere – BauBau – Wanci – Ambon- Sorong. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










